Kukuhkan 936 Mahasiswa Baru Pascasarjana, Rektor UNAIR Dorong Kolaborasi Lintas Ilmu untuk Solusi Global - Telusur

Kukuhkan 936 Mahasiswa Baru Pascasarjana, Rektor UNAIR Dorong Kolaborasi Lintas Ilmu untuk Solusi Global

Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. Foto: UNAIR.

telusur.co.id -Universitas Airlangga (UNAIR) secara resmi mengukuhkan 936 mahasiswa baru Program Pendidikan Doktor, Magister, Subspesialis, Spesialis, dan Profesi untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Selasa (27/1/2026).

Acara yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan universitas ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk enam mahasiswa asing penerima beasiswa Airlangga Development Scholarship (ADS) yang berasal dari Sudan, Kazakhstan, Yaman, dan Pakistan. Selain itu, komposisi mahasiswa baru kali ini juga mencakup penerima beasiswa rektor, beasiswa pascasarjana, beasiswa guru, hingga beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Rektor UNAIR yang diwakili oleh Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., dalam sambutannya menekankan bahwa menempuh pendidikan di jenjang pascasarjana memerlukan kesiapan mental dan intelektual yang lebih dalam dibandingkan jenjang sarjana atau vokasi.

“Program pascasarjana menempatkan Bapak dan Ibu sebagai bagian dari garda terdepan inovasi, riset, dan pengembangan ilmu, dengan fokus pada pemecahan persoalan pada tataran teoritis dan filosofis,” ujar Prof. Madyan.

Ia menambahkan bahwa meski dunia kampus bukan hal baru bagi para mahasiswa, jenjang ini menuntut kemandirian akademik serta ketajaman analisis yang lebih tinggi untuk menjawab tantangan zaman.

Lebih lanjut, Prof. Madyan mengingatkan para mahasiswa untuk senantiasa menginternalisasi nilai-nilai "UNAIR HEBAT" (Humble, Excellent, Brave, Agile, Transcendent). Menurutnya, UNAir bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan komunitas riset yang memegang teguh prinsip Excellence with Morality.

“Nilai-nilai inilah yang akan membimbing Bapak dan Ibu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, berjiwa entrepreneurship, serta siap menjadi researcher yang mampu menjawab tantangan global dengan solusi inovatif,” imbuhnya.

Dalam menghadapi kompleksitas permasalahan masa depan, Prof. Madyan mengimbau mahasiswa untuk aktif membangun jejaring akademik dan memanfaatkan fasilitas riset yang tersedia di kampus. Ia menekankan bahwa era saat ini bukan lagi zamannya bekerja sendiri-sendiri.

“Perkuat jejaring akademik, karena kolaborasi multidisiplin, interdisiplin, dan intradisiplin merupakan kunci dalam menjawab persoalan kompleks masa kini dan masa depan. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan berdialektika secara konstruktif. Teruslah mendorong batas-batas pengetahuan,” pesannya.

Mengakhiri pidatonya, Prof. Madyan menegaskan komitmen universitas untuk mendampingi setiap langkah mahasiswa menuju puncak profesionalisme. Ia berpesan bahwa ketekunan, kejujuran, dan etika luhur adalah kunci utama dalam menyelesaikan perjalanan akademik yang penuh makna ini.


Tinggalkan Komentar