telusur.co.id -Persija Jakarta akan menghadapi laga big match menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Pelatih Persija, Mauricio Souza tidak mau ambil pusing dengan kondisi terkini lapangan Jakarta International Stadium (JIS) yang diragukan dalam kondisi prima.
Persija kembali bermarkas di JIS setelah terusir sejak bulan September 2025 karena harus dipakai konser K-POP.
Namun, dalam beberapa bulan setelahnya kondisi rumput lapangan JIS tetap tidak kembali membaik.
Situasi tersebut yang membuat Persija memilih berkandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan sempat terusir ke Stadion Manahan, Solo ketika menggelar laga home menjamu PSBS Biak dan Persik Kediri.
"Ini adalah sesuatu yang tidak terlalu kami ambil pusing. Kadang kami bermain di GBK, kadang di JIS, dan kadang di Solo," kata Souza dalam sesi jumpa pers pra pertandingan, Kamis (19/2).
Pelatih asal Brasil ini enggan berkomentar lebih banyak mengenai kondisi JIS karena ia sudah sering mengomentarinya bahkan orang-orang juga ramai membicarakannya di media sosial.
"Kami harus selalu beradaptasi dengan kondisi yang ada. Saya sudah sering berbicara tentang JIS, dan banyak orang juga sudah berkomentar di media sosial," ungkapnya.
Eks pelatih Madura United ini memilih fokus untuk meraih kemenangan di laga melawan PSM besok terlepas dari kondisi lapangan.
"Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan. Kami harus memberikan yang terbaik di lapangan besok, terlepas di mana pun pertandingan itu akan dimainkan," tegas Souza.
Souza menegaskan kondisi tim dalam kondisi baik usai membawa pulang tiga poin dari markas Bali United.
"Semuanya telah berjalan sesuai dengan rencana kami. Tim sangat termotivasi untuk pertandingan besok, dan kami berharap dapat tampil dengan baik serta mengamankan tiga poin," pungkasnya.



