telusur.co.id - Jose Mourinho langsung menunjukkan tangan besinya setelah dipercaya kembali menangani Real Madrid. Pelatih asal Portugal tersebut segera menerapkan sejumlah aturan baru dengan disiplin sebagai salah satu prioritas utama di ruang ganti Los Blancos.
Menurut laporan jurnalis Spanyol, Jose Felix Diaz, Mourinho tidak hanya memperketat aturan soal ketepatan waktu, tetapi juga mengatur secara lebih disiplin program latihan, pemulihan kondisi pemain, hingga pola makan.
Salah satu aturan paling tegas diberlakukan kepada pemain yang datang terlambat ke sesi latihan. Mereka tidak akan mendapatkan toleransi. Pemain yang terlambat bakal langsung dipisahkan dari latihan bersama dan diwajibkan menjalani program latihan individu di gym.
Bukan hanya itu, keterlambatan juga bisa berujung pada konsekuensi yang lebih berat. Pemain yang melanggar aturan tersebut otomatis tidak akan masuk dalam skuad untuk pertandingan berikutnya.
Menariknya, Mourinho memilih untuk tidak menggunakan denda finansial sebagai bentuk hukuman. Ia menilai sanksi berupa uang kurang efektif untuk pemain yang memiliki penghasilan sangat besar.
Salah satu contohnya adalah Kylian Mbappe. Bintang asal Prancis tersebut disebut mendapatkan bayaran lebih dari 600 ribu euro per pekan. Dengan kondisi tersebut, Mourinho diyakini lebih memilih memberikan hukuman yang langsung berdampak terhadap status pemain di tim.
Bagi Mourinho, disiplin bukan sekadar aturan di atas kertas. Ketepatan waktu, profesionalisme, kondisi fisik, serta pola hidup pemain menjadi bagian penting untuk membangun tim yang kompetitif.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi pesan awal Mourinho kepada seluruh pemain Real Madrid: tidak ada nama besar yang berada di atas aturan.
Kini, menarik untuk melihat bagaimana para bintang Los Blancos, termasuk Mbappe, merespons standar disiplin ketat yang dibawa Mourinho ke Santiago Bernabeu.



