telusur.co.id - Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi nasional tidak boleh berjalan tanpa penguatan sektor pendidikan dan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di daerah berkembang seperti Sulawesi Tengah.
Menurut Nilam, arah kebijakan fiskal nasional ke depan harus mampu menjawab kebutuhan daerah-daerah yang sedang mengalami pertumbuhan pesat, khususnya melalui hilirisasi industri, sektor pertanian, dan pengembangan SDM.
“Pertumbuhan ekonomi harus dibarengi penguatan sektor pendidikan, riset, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan akses layanan pendidikan hingga wilayah terpencil,” ujar Nilam usai Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Rapat paripurna yang dihadiri Prabowo Subianto tersebut membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.
Sebagai legislator yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, pemuda, olahraga, dan perpustakaan, Nilam menilai investasi terhadap manusia menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.
Ia menekankan pentingnya penguatan anggaran pendidikan, peningkatan kapasitas guru, pengembangan pendidikan vokasi, hingga literasi digital dalam penyusunan RAPBN 2027 mendatang.
“Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, baik dari sektor sumber daya alam maupun generasi mudanya. Karena itu, kebijakan nasional harus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, inovasi, dan pemberdayaan pemuda,” katanya.
Politikus Partai NasDem dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam semata. Menurutnya, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama pemerintah.
“Pembangunan Indonesia harus berjalan beriringan antara kemajuan ekonomi dan pembangunan manusianya. Pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan generasi muda harus menjadi prioritas agar daerah seperti Sulawesi Tengah semakin maju dan berdaya saing,” tutup Nilam.



