Persija Tekuk Borneo FC 1-0, Shin Tae-yong Putus Rekor Buruk Macan Kemayoran di Samarinda - Telusur

Persija Tekuk Borneo FC 1-0, Shin Tae-yong Putus Rekor Buruk Macan Kemayoran di Samarinda

Penyerang Persija Alexander Jeremejeff. Foto: dok. Persija.

telusur.co.id -Persija Jakarta mengawali kiprahnya di Super League 2026/2027 dengan hasil positif. Bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026), Macan Kemayoran menundukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi awal manis bagi Shin Tae-yong dalam debut kompetitifnya bersama Persija di ajang Super League. Pelatih asal Korea Selatan itu berhasil membawa timnya melewati laga perdana dengan tiga poin meski harus bermain di kandang lawan.

Satu-satunya gol Persija dicetak penyerang anyar Alexander Jeremejeff pada penghujung babak pertama. Striker asal Swedia itu memaksimalkan umpan silang Kerim Memija dengan sundulan yang tidak mampu dibendung kiper Borneo FC, Kadu Manuel.

Tambahan tiga poin membuat Persija mengawali kompetisi dengan modal positif. Sementara bagi Borneo FC, kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan karena mereka gagal mengamankan poin di hadapan pendukung sendiri.

Jalannya pertandingan

Persija langsung menunjukkan keberanian sejak pertandingan dimulai. Meski berstatus sebagai tim tamu, Macan Kemayoran mampu memainkan penguasaan bola dengan baik dan beberapa kali mencoba membangun serangan dari berbagai sisi.

Organisasi permainan Persija terlihat cukup rapi ketika memasuki wilayah pertahanan Borneo FC. Namun, rapatnya barisan belakang tuan rumah membuat Persija belum mampu menciptakan peluang matang pada awal pertandingan.

Peluang pertama yang cukup menjanjikan baru hadir pada menit ke-14. Jeremejeff dan Witan Sulaeman bekerja sama untuk membuka ruang di pertahanan Borneo FC.

Jeremejeff kemudian mengirimkan bola kepada Witan yang berada di posisi cukup ideal. Namun, peluang tersebut belum berbuah gol setelah penyelesaian Witan dari jarak dekat masih melebar.

Dua menit berselang, Persija kembali mengancam. Ilham Rio Fahmi mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti.

Namun, Kadu Manuel masih mampu membaca arah bola dan mengamankan gawang Borneo FC.

Tuan rumah kemudian merespons dengan mengandalkan serangan cepat. Setelah berhasil merebut penguasaan bola, Borneo FC berusaha memanfaatkan ruang di pertahanan Persija.

Peluang berbahaya didapat Moussa Diarra pada menit ke-20. Menerima umpan pendek Kablan N'Goma di depan kotak penalti, Diarra melepaskan tembakan melengkung ke arah gawang.

Nadeo Argawinata menjadi penyelamat Persija. Penjaga gawang Macan Kemayoran tersebut bergerak cepat untuk menepis bola dan menggagalkan peluang Borneo FC.

Diarra kembali membuat lini belakang Persija kerepotan lima menit kemudian. Ia mampu melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan.

Beruntung bagi Persija, bola hasil sepakan Diarra masih melebar dari sisi kiri gawang Nadeo.

Ketika babak pertama hampir berakhir, Persija akhirnya mendapatkan gol yang dicari. Memasuki menit 45+1, Kerim Memija melepaskan umpan silang dari sisi lapangan ke dalam kotak penalti Borneo FC.

Jeremejeff berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola. Penyerang berusia 32 tahun itu kemudian melepaskan sundulan terarah yang membuat Kadu Manuel tidak berkutik.

Persija pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Borneo FC berusaha meningkatkan tekanan. Tuan rumah tampil lebih agresif dan Juan Villa menjadi salah satu pemain yang aktif menginisiasi serangan.

Pesut Etam lebih banyak menguasai permainan setelah turun minum. Sejumlah serangan mampu dibangun menuju pertahanan Persija, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala bagi tim asuhan Pieter Huistra.

Juan Villa sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada pertengahan babak kedua. Bola hasil eksekusinya mengarah ke gawang, tetapi Nadeo kembali memperlihatkan refleks apik untuk mengamankan peluang tersebut.

Di tengah tekanan Borneo FC, Persija masih mampu menciptakan ancaman. Memija yang tampil aktif di sisi lapangan kembali mengirimkan umpan silang ke area berbahaya.

Namun, kiper Borneo FC bergerak cepat untuk memotong bola sebelum dapat dimanfaatkan pemain Persija.

Memasuki seperempat jam terakhir pertandingan, Borneo FC semakin meningkatkan intensitas serangan. Persija pun dipaksa bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan.

Shin Tae-yong melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga keseimbangan permainan dan memastikan lini pertahanan tetap solid.

Persija sesekali mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik. Salah satunya terjadi pada menit ke-86 ketika Rayhan Hannan mendapatkan kesempatan untuk melepaskan tembakan.

Namun, upaya Rayhan masih mampu diamankan Muhammad Ridho yang masuk menggantikan Kadu Manuel di bawah mistar Borneo FC.

Memasuki masa akhir pertandingan, Borneo FC terus menggempur pertahanan Persija. Namun, barisan belakang Macan Kemayoran tampil disiplin untuk menghalau berbagai upaya tuan rumah.

Nadeo juga menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga keunggulan Persija. Beberapa kali penjaga gawang tersebut tampil sigap ketika Borneo FC mencoba mencari celah.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Persija pun memastikan kemenangan 1-0 atas Borneo FC sekaligus membawa pulang tiga poin dari Samarinda.

Hasil tersebut menjadi awal positif bagi Shin Tae-yong dalam menjalani kompetisi Super League bersama Persija. Alexander Jeremejeff juga langsung menunjukkan kontribusinya dengan mencetak gol kemenangan pada laga debut kompetitifnya.

Persija selanjutnya akan menghadapi pertandingan yang tidak kalah berat. Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).


Tinggalkan Komentar