Prabowo Bertemu Zulhas, Viva: Penentuan Capres Tidak Voting - Telusur

Prabowo Bertemu Zulhas, Viva: Penentuan Capres Tidak Voting

Viva Yoga Mauladi

telusur.co.id - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi mengatakan pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Zulkifli Hasan membahas mengenai politik di Tanah Air dan dalam membangun koalisi kebangsaan.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan seluruh partai politik agar koalisi kebangsaan ini dapat terwujud dan paslon yang diusung dapat memenangi pemilu presiden 2024," ungkap Viva Yoga dalam keterangannya, Sabtu.

Untuk penentuan pasangan calon di Pilpres 2024 akan ditetapkan secara kolektif kolegial, musyawarah mufakat, penuh kekeluargaan, dan tidak voting. Ukuran-ukuran rasionalitas politik berdasarkan akal sehat akan menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan paslon. "Dan siapapun yang akan ditetapkan sebagai paslon adalah menjadi figur yang harus diperjuangkan bersama-sama," katanya.

Selain itu, PAN dan Gerindra juga berkomitmen bahwa penyelenggaraan pemilu 2024 harus memperkuat ikatan kebangsaan Indonesia. Bahwa proses kompetisi konstitusional di pemilu adalah bagian dari upaya perbaikan untuk perubahan bangsa. Menang dan kalah dalam kompetisi di pemilu harus memperkuat pelembagaan demokrasi. Kompetisi di pemilu tidak boleh zero sum game, atau akan menyebabkan disintegrasi nasional. 

PAN dan Gerindra berkeinginan agar proses pembangunan sesuai cita-cita kemerdekaan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan sebagai bagian dari proses perubahan bangsa. Bangsa Indonesia harus melakukan perubahan dan adaptasi karena tuntutan dan tantangan global. Untuk itu, prestasi apa yang telah baik pada masa pemerintahan sekarang akan dilanjutkan, dan jika ada kekurangannya akan diperbaiki secara konstruktif.

Sebagai bangsa yang besar, tantangan ke depan tentu tidak mudah. Untuk itu perlu gerakan gotong-royong dengan menyatukan kekuatan politik untuk bekerjasama atau bergabung bersama dalam koalisi. "PAN siap sebagai motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah komando Pak Jokowi," tandasnya. [ham]


Tinggalkan Komentar