Rusia Klaim Cegat Ratusan Drone Ukraina, Moskow Jadi Sasaran Serangan Udara Terbesar - Telusur

Rusia Klaim Cegat Ratusan Drone Ukraina, Moskow Jadi Sasaran Serangan Udara Terbesar

Sumber foto: Rusia Today

telusur.co.id - Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sistem pertahanan udara Rusia berhasil menggagalkan serangan drone besar-besaran yang menargetkan ibu kota Rusia pada Minggu (12/7/2026). Menurutnya, sebagian besar drone berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah Moskow, meski beberapa unit sempat mendekati area perkotaan sebelum dihancurkan.

“Sebagian besar drone yang datang berhasil dicegat oleh pertahanan anti-pesawat di luar wilayah Moskow. Namun, puluhan kendaraan udara tak berawak (UAV) berhasil mendekat dan dihancurkan di sekitar kota,” ujar Sobyanin dalam pernyataannya.

Ia memastikan tidak ada laporan mengenai kerusakan akibat serangan tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udara negaranya berhasil mencegat hampir 350 drone kamikaze bersayap tetap di berbagai wilayah Rusia, termasuk di wilayah udara Laut Hitam dan Laut Azov.

Serangan drone tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. Pada akhir Juni, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan kampanye tekanan selama 40 hari terhadap Rusia yang mencakup operasi jarak jauh dan misi rahasia dengan tujuan melemahkan perekonomian Moskow.

Setelah pengumuman tersebut, Ukraina disebut meningkatkan serangan terhadap sejumlah infrastruktur energi Rusia, jalur transportasi laut yang diduga berkaitan dengan pengiriman minyak Rusia, serta beberapa fasilitas lainnya.

Pemerintah Rusia mengecam peningkatan serangan tersebut dan menyebutnya sebagai "serangan teroris" yang dilakukan secara tidak pandang bulu. Moskow menilai operasi tersebut bertujuan mengalihkan perhatian dari kondisi pertempuran di garis depan.

Sebagai respons, Rusia kembali meningkatkan serangan jarak jauh terhadap wilayah Ukraina. Militer Rusia menyatakan bahwa sasaran mereka bukan fasilitas sipil murni, melainkan lokasi yang berkaitan dengan industri pertahanan, fasilitas militer, serta infrastruktur yang memiliki fungsi ganda.

Dalam beberapa minggu terakhir, sebagian besar serangan Rusia dilaporkan berfokus pada Kyiv, ibu kota Ukraina. Sejumlah fasilitas yang disebut menjadi target antara lain pabrik industri militer, lokasi perakitan dan penyimpanan drone, serta gudang persenjataan.


Tinggalkan Komentar