Survei INES: Mayoritas Masyarakat Pilih Prabowo Lanjutkan Program Jokowi  - Telusur

Survei INES: Mayoritas Masyarakat Pilih Prabowo Lanjutkan Program Jokowi 

Presiden Jokowi bersama Prabowo Subianto (Foto: Tim Media Prabowo)

telusur.co.id - Indonesia Network Election Survey (INES) kembali menggelar survei yang untuk mengukur preferensi masyarakat terhadap dinamika politik nasional jelang pemilu 2024. Survei dilakukan pada periode 18-30 Juni 2023 dengan total 2.200 responden dari 34 provinsi.

Koordinator INES Tri Sasono mengatakan, tingkat elektabilitas tokoh bakal capres, Prabowo Subianto 42,8 persen, Ganjar Pranowo 26,8 persen, Airlangga Hartarto 19,3 persen, Anies Baswedan 9,9 persen dan tidak memilih sebanyak 1,2 persen. Dalam survei juga terlihat sebaran pendukung Jokowi di Pilpres 2024.

"Prabowo Subianto 38,1 persen, Ganjar Pranowo 30,3 persen, Airlangga Hartarto 20,4 persen, Anies Baswedan 2,8 persen. Sebanyak 8,4 persen yang tidak memilih,” kata Tri dalam keterangan tertulis, Rabu (5/7/23).

Sementara itu, kata Tri, survei juga menyertakan hasil sebaran suara pendukung dan pemilih Prabowo Subianto di pilpres 2019. Hasilnya mereka yang tetap memilih Prabowo Subianto di Pilpres 2024 sebanyak 64,2 persen, dan Ganjar Pranowo 6,1 persen.

"Airlangga Hartarto 8,4 persen, Anies Baswedan 10,8 persen dan tokoh lainnya. Kemudian sebanyak 10,5 persen tidak memilih," katanya.
 
Dalam hal popularitas di pikiran masyarakat Prabowo Subianto dikenal oleh 97,4 persen responden, kemudian Ganjar Pranowo 78,8 persen, Anies Baswedan 76,9 persen dan Airlangga Hartarto 49,8 persen. Begitu juga pada sisi akseptablitas, Prabowo Subianto paling tinggi dengan 81,7 persen, lalu di urutan kedua Ganjar Pranowo 60,8 persen.

"Disusul Airlangga Hartarto 59,8 persen kemudian Anies Baswedan 47,9 persen," jelas Tri.

Survei INES diambil dengan teknik pencuplikan secara acak bertingkat (multistage-random sampling). pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui telepon melalui sambungan WhatsApp call, dengan margin of error +/- 2,09 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Menanggapi hasil survei INES, Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman Samarinda (Kalimantan Timur), Budiman mengatakan, naiknya elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres karena Ketua Umum Gerindra itu tetap tenang meskipun sering diterpa isu yang kurang baik. Bahkan Prabowo tetap menunjukkan wibawanya sebagai tokoh nasional dan juga sebagai capres. 

“Saya melihat unggulnya elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres karena Prabowo tetap meskipun sering diterpa isu negatif. Tetap menunjukkan sebagai tokoh nasional,” kata Budiman.

Budiman menyebutkan bahwa pendukung Jokowi pada pemilu 2019 lalu, tentunya lebih memilih mendukung Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo. Karena dalam pandangan pendukung Jokowi, Prabowo lebih sering bersama Jokowi dalam kegiatan apapun. 

“Yang jelas saat ini adalah Prabowo yang tidak akan di intervensi oleh pihak manapun. Karena sebagai ketum parpol, pasti memiliki kewenangan lebih. Dia juga dapat melanjutkan program Jokowi dan kerja Jokowi selanjutnya,” ucapnya. (Ts)


Tinggalkan Komentar