SWH Dukung Literasi Digital untuk Ciptakan Ruang Digital yang Aman bagi Anak - Telusur

SWH Dukung Literasi Digital untuk Ciptakan Ruang Digital yang Aman bagi Anak

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Herman (SWH)

telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Herman (SWH), mendorong penguatan literasi digital sebagai salah satu upaya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Hal tersebut disampaikan SWH saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Minggu, 19 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, SWH menilai perkembangan teknologi digital telah membuka banyak peluang bagi anak untuk belajar dan mengembangkan kreativitas. Namun di sisi lain, anak juga berpotensi terpapar berbagai risiko apabila penggunaan gawai dan media sosial tidak disertai pendampingan yang memadai.

Menurut SWH, kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengenai perlindungan anak di ruang digital menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan teknologi secara bijak.

“Literasi digital harus menjadi bekal bagi anak-anak sejak dini. Mereka perlu memahami bagaimana menggunakan teknologi secara positif, mengenali risiko di dunia digital, dan memanfaatkan internet sebagai sarana belajar serta mengembangkan potensi diri,” ujar SWH.

Ia menambahkan bahwa upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun budaya digital yang sehat.

SWH juga mengajak para orang tua agar tidak hanya memberikan akses terhadap perangkat digital, tetapi turut mendampingi dan membangun komunikasi yang baik dengan anak mengenai aktivitas mereka di dunia maya.

“Pendampingan orang tua menjadi benteng pertama dalam melindungi anak. Ketika anak memahami etika bermedia digital dan mendapat pengawasan yang baik, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di era teknologi,” katanya.

Melalui kegiatan pengawasan tersebut, SWH berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital terus meningkat sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih baik. (VC)


Tinggalkan Komentar