telusur.co.id - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung persiapan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi data penerima bantuan sekaligus melihat langsung kondisi rumah warga calon penerima program.
Dalam peninjauan itu, kedua menteri menemukan bahwa bantuan BSPS telah menyasar warga yang tepat. Hal ini terlihat dari kondisi rumah dan tingkat ekonomi penerima yang sesuai dengan kriteria program.
“Tadi ada skema gotong royong, Pemda juga bergerak. Itu bagus menurut saya. Pemda-Pemda yang punya PAD yang baik bisa mengalokasikan program perumahan,” ujar Tito Karnavian dalam keterangan melalui situs Kemendagri (19/5/2026).
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta Pemerintah Kota Balikpapan yang turut menambah dukungan terhadap program perumahan rakyat melalui skema kolaborasi dengan pemerintah pusat.
Menurut Tito, masih banyak masyarakat di daerah yang belum memiliki rumah layak huni sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa komitmen kepala daerah dalam mendukung sektor perumahan menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan di wilayahnya.
Setelah peninjauan lapangan, Tito dan Maruarar juga menyaksikan simulasi “tender rakyat” yang digelar di SMPN 13 Balikpapan. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan yang sama, Tito Karnavian juga meluncurkan program BSPS untuk wilayah Kalimantan secara virtual, yang ditandai dengan pemukulan kentongan sebagai simbol dimulainya program secara resmi.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat terkait lainnya.



