telusur.co.id - Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, wafat pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Informasi wafatnya Try Sutrisno beredar melalui pesan berantai yang dikirimkan atas nama keluarga dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kabar tersebut juga dibenarkan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Berdasarkan informasi yang disampaikan, jenazah almarhum akan dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam pesan yang beredar, pihak keluarga memohon doa serta keikhlasan masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin, Amin, Amin YRA,” demikian petikan pesan dari pihak keluarga.
Try Sutrisno merupakan Wakil Presiden RI periode 1993–1998 dan dikenal sebagai tokoh militer yang pernah menjabat Panglima ABRI sebelum mendampingi Presiden Soeharto pada masa Orde Baru.
Kepergian Try Sutrisno menjadi duka bagi bangsa Indonesia. Sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara dijadwalkan melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. [ham]



