PIRA Gelar Baksos untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Novita Wijayanti: Pentingnya Pendidikan Politik

by Farauq Iskandar |
PIRA Gelar Baksos untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Novita Wijayanti: Pentingnya Pendidikan Politik
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) gelar Bakti Sosial

telusur.co.id - Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat semangat solidaritas dan gotong royong.

Ketua Umum PP PIRA, Novita Wijayanti mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk bantuan sosial, melainkan juga komitmen organisasi untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar membagikan sembako. Ini merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran organisasi dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” ujar Novita.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kepedulian sosial perlu diwujudkan melalui tindakan konkret. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan keluarga penerima manfaat.

Selain menekankan pentingnya kepedulian sosial, Novita juga menggarisbawahi perlunya pendidikan politik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menilai bahwa politik tidak semata-mata berkaitan dengan partai politik, pemilihan umum, maupun perebutan jabatan. Lebih dari itu, politik berhubungan erat dengan berbagai keputusan yang memengaruhi kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, harga kebutuhan pokok, bantuan sosial, hingga kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Pendidikan politik penting agar masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga menjadi warga negara yang aktif, kritis, dan memahami hak serta kewajibannya. Masyarakat perlu mampu menilai kebijakan dan kepemimpinan berdasarkan integritas, kapasitas, dan keberpihakannya kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Novita menambahkan, pendidikan politik juga diperlukan untuk membangun masyarakat yang tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, tidak mudah diadu domba, serta mampu menyampaikan aspirasi secara cerdas dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti pentingnya peningkatan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Menurutnya, perempuan tidak hanya memiliki peran strategis dalam keluarga, tetapi juga harus memiliki kesempatan dan kapasitas untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan publik.

Melalui PIRA, ia berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang berdaya, mandiri, memiliki pengetahuan politik yang memadai, serta berani memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam isu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan keluarga, dan perlindungan perempuan serta anak.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Novita juga menyampaikan pesan agar mereka terus bersemangat dalam menempuh pendidikan dan tidak menyerah pada keadaan.

“Anak-anak kita berhak bermimpi setinggi-tingginya dan mendapatkan pendidikan yang baik. Keadaan hari ini tidak boleh membatasi cita-cita mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

PP PIRA menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, panitia, pengurus, anggota, dan donatur yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Kolaborasi dan semangat gotong royong dinilai menjadi modal penting dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, PP PIRA berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan meningkatnya kesadaran politik dan partisipasi warga dalam kehidupan demokrasi.

Bagi PIRA, membangun bangsa tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan ruang pengambilan keputusan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, penguatan kapasitas masyarakat, dan upaya bersama mewujudkan kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Komentar

Berita Terkait