Semen Padang FC harus puas berbagi satu poin saat berhadapan dengan PSIS Semarang pada pekan kedua Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (20/9/2026).
Sempat unggul cepat pada menit ke-8 lewat sundulan Igor Cukovic, kemenangan skuad Kabau Sirah yang sudah di depan mata harus kandas setelah gol telat di menit ke-90 dari Hari Nur Yulianto memaksa laga berakhir imbang dengan skor 1-1.
Jalannya pertandingan.
​Semen Padang langsung tancap gas sejak peluit babak pertama dibunyikan. Baru berjalan dua menit, Stefano Lilipaly langsung menebar ancaman lewat tembakan dari luar kotak penalti, namun arah bola masih melebar. Serangan agresif ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-8.
Memanfaatkan umpan silang matang dari Lilipaly, Igor Cukovic sukses merobek gawang PSIS dan membawa Semen Padang unggul cepat 1-0.
​Momentum tersebut hampir kembali dimanfaatkan oleh Semen Padang pada menit ke-13 saat skema serangan balik cepat yang dipimpin oleh Lilipaly nyaris menggandakan keunggulan.
​Tertinggal satu gol, Laskar Mahesa Jenar mulai merespons. Pada menit ke-16, Ezequiel Bustos mendapatkan ruang tembak, namun sepakan kaki kirinya masih belum menemui sasaran.
Memasuki pertengahan babak pertama, lini pertahanan Semen Padang dipaksa bekerja keras, beruntung mereka memiliki Ikram Al Giffari di bawah mistar gawang. Kiper muda ini tampil gemilang menepis sundulan Komang Tri yang menyambut tendangan bebas Bustos di menit ke-28.
Empat menit berselang, Ikram kembali melakukan penyelamatan krusial dengan mematahkan eksekusi tendangan bebas Deri Corfe.
​Menjelang turun minum, giliran kiper PSIS, Rizky Darmawan, yang unjuk gigi. Ia sukses menggagalkan dua peluang emas beruntun dari ujung tombak Semen Padang, Ilija Spasojevic, menjaga asa timnya tetap menyala di babak kedua.
​Memasuki paruh kedua, tempo permainan sedikit melambat dan minim peluang di menit-menit awal. Semen Padang memilih bermain lebih pragmatis dengan mempertebal barisan pertahanan demi menjaga keunggulan.
Kondisi ini dimanfaatkan PSIS untuk terus mengurung pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-67, ancaman serius datang dari sepakan keras Rifky Dwi Septiawan, tetapi Ikram Al Giffari masih tampil kokoh menahan gempuran tersebut.
​Keputusan krusial akhirnya terjadi jelang akhir pertandingan. Serangan bertubi-tubi PSIS akhirnya membuahkan hasil manis di menit ke-90.
Memanfaatkan kemelut dan ruang terbuka, pemain pengganti Hari Nur Yulianto melepaskan sepakan mendatar akurat yang kali ini gagal digapai oleh Al Giffari. Gol tersebut memecah kebuntuan sekaligus membungkam seisi stadion.
​Wasit memberikan tambahan waktu hingga 7 menit, namun agresivitas kedua tim di masa injury time tidak mampu mengubah keadaan. Peluit panjang dibunyikan dan kedua tim harus puas berbagi satu angka.
Hasil ini menjadikan kedua tim memiliki poin yang sama yaitu empat poin dari dua laga di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.