Timnas Indonesia Ganti Agenda Laga Uji Coba FIFA Matchday November dengan TC di Bali

by Risyad Avisena |
Timnas Indonesia Ganti Agenda Laga Uji Coba FIFA Matchday November dengan TC di Bali
Timnas Indonesia berhasil merengkuh trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Foto: Telusur.co.id/Jaya Pratama.

Agenda pertandingan uji coba internasional Timnas Indonesia pada kalender FIFA Matchday periode November resmi dibatalkan.

Keputusan pembatalan laga yang sedianya digelar di kawasan Timur Tengah tersebut diambil menyusul memanasnya eskalasi situasi keamanan regional di wilayah itu, serta adanya penundaan jadwal Piala Asia AFC 2027. Skuad Garuda awalnya dijadwalkan mengadakan uji tanding menghadapi tuan rumah Yordania dan Kuwait.

Berdasarkan rilis dari Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) di laman resminya, PSSI meminta pembatalan laga yang dijadwalkan pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman. Sebelumnya, Kuwait lebih dulu mengumumkan hal serupa.

Sebagai langkah antisipasi agar masa jeda internasional tidak terbuang percuma, federasi bersama jajaran pelatih sepakat untuk memutar otak dan beralih ke rencana cadangan. Alhasil, Timnas Indonesia dipastikan bakal mengalihkan fokus kegiatannya dengan menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) domestik selama tujuh hari di Bali.

Kepala Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengonfirmasi langsung batalnya lawatan ke Timur Tengah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko dan memilih memanfaatkan waktu yang ada untuk mematangkan skuad.

“Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut."

"Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia,” ujar John Herdman dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (6/11/2026).

Meskipun batal menjajal kekuatan lawan, pemusatan latihan di Pulau Dewata dinilai tetap memegang peran krusial. TC ini akan dioptimalkan sebagai fondasi persiapan panjang skuad Garuda menuju ajang Kualifikasi Piala Dunia 2030, dengan penekanan pada peningkatan kualitas permainan dan taktik.

Mantan pelatih timnas Kanada tersebut berencana melakukan penyegaran skuad dengan memanggil sejumlah wajah baru untuk digabungkan bersama pilar-pilar utama.

“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” ungkap pelatih yang baru saja membawa skuad Garuda menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Komentar

Berita Terkait