Bank Jakarta XPORIA 2026 Disambut Positif ASN Pemprov DKI dan UMKM, Transaksi Digital Jadi Andalan - Telusur

Bank Jakarta XPORIA 2026 Disambut Positif ASN Pemprov DKI dan UMKM, Transaksi Digital Jadi Andalan

Keramaian acara Bank Jakarta XPORIA 2026 yang digelar di Balai Kota pada 20-23 April 2026. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta mendapat respons positif dari berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pelaku usaha. Acara yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-65 Bank Jakarta ini dinilai tak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi secara langsung. 

Salah satu pengunjung, Andien (36) yang merupakan ASN Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta Pusat, mengaku antusias dengan konsep bazar yang dinilai lengkap dan memudahkan transaksi.

Ia mengaku baru menghadiri acara pada hari kedua untuk melihat-lihat produk yang ditawarkan. Menurutnya, variasi tenant yang hadir membuat dirinya memiliki banyak pilihan.

“Ini baru hari kedua ya, jadi keliling-keliling karena ini juga harus balik lagi ke kantor. Tadi aku bayarnya pakai JakOne, lebih mudah,” ujarnya di lokasi XPORIA 2026, Selasa (21/4).

Andien menyebut, informasi mengenai acara ini ia dapatkan dari internal kantor, termasuk promo menarik yang ditawarkan.

“Kita diumumin ada ini di grup, kalau Bank Jakarta lagi ada bazar, ada ulang tahun, terus kalau misalkan pakai Visa ada diskonan, ada cashback, kayak gitu,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kelengkapan tenant yang tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga produk lain seperti kosmetik hingga otomotif.

"Saya baru pertama kali lihat ada pameran mobil kayak gini. Ya sekalian lihat-lihat juga gitu,” tambahnya.

Dari sisi pelaku usaha, ajang ini dinilai memberikan dampak positif terhadap penjualan dan promosi produk. Afendi dan Ali, dua pedagang Kebab Mayestik, mengaku sudah beberapa kali mengikuti kegiatan serupa.

“Acara ini sangat membantu meningkatkan penjualan di outlet serta memperkenalkan usaha ke lebih banyak orang,” ujar mereka.

Mereka menilai, lokasi Balai Kota yang strategis serta ramainya pengunjung menjadi faktor utama untuk memastikan lokasi memiliki visibilitas usaha.

“Lokasi acara dinilai strategis dan nyaman untuk berjualan, serta membantu meningkatkan visibilitas usaha,” ucapnya.

Selain itu, penggunaan sistem pembayaran digital juga dinilai mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli.

“Penggunaan QRIS mempermudah proses transaksi banget,” katanya.

Pengalaman yang sama juga dirasakan Cindy, pelaku usaha dengan merek Kukerku.jkt yang baru pertama kali mengikuti bazaar ini. Ia mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak hari pertama.

“Alhamdulillah penjualan hari ini mengalami peningkatan," ujar Cindy.

Meski saat ini masih melayani pembayaran tunai, ia menilai kehadiran QRIS akan semakin memudahkan transaksi ke depan.

“Dengan adanya QRIS ini pasti jadi lebih mudah juga,” jelasnya.

Cindy juga mengaku tertarik untuk kembali berpartisipasi jika acara serupa digelar di masa mendatang.

“Tertarik untuk ikut kembali di masa mendatang pasti mau banget dong,” katanya.

Gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026 telah berlangsung sejak 20 hingga 23 April 2026 mendatang. Event ini menghadirkan berbagai tenant dari sektor kuliner, fashion, otomotif hingga properti. Kegiatan ini menyasar ASN Pemprov DKI Jakarta sekaligus mendorong interaksi antara nasabah dan pelaku usaha dalam satu ruang terintegrasi.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menyampaikan bahwa kegiatan Bank Jakarta Xporia merupakan rangkaian kegiatan HUT Bank Jakarta ke-65 yang diperingati 11 April 2026 kemarin. 

Ia berharap melalui XPORIA 2026, Bank Jakarta dapat meningkatkan tingkat kepercayaan dan engagement ASN terhadap Bank Jakarta.

“Ini merupakan bentuk komitmen Bank Jakarta dalammemfasilitasi ASN melalui berbagai kemudahan layanan” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menyampaikan XPORIA 2026 dirancang sebagai experience space yang menghadirkan beragam pilihan kuliner terbaikhingga produk gaya hidup seperti fashion, emas, otomotif dan properti dalam satu ruang interaktifbagi masyarakat.

“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakattidak hanya melihat, tapi juga merasakanlangsungberbagai produk unggulan,” lanjut Agus.

Agus menilai Bank Jakarta XPORIA 2026 menjadi salah satu wujud nyata transformasi Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi.

Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta berupaya menghubungkan para pelaku usaha (merchant) dengan nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. 

"Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” jelasnya.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah nyata bagiseluruh pemangku kepentingan.

“Melalui Jakarta XPORIA 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga memperkuat hubungan antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat pada umumnya.

"Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Arie.

 

 

Rombak artikel di atas menjadi sebuah artikel baru sesuai dengan kaidah jurnalistik. Penulisan kutipan narasumber tetap dipertahankan. Ejaan sesuai dengan eyd, penulisan bahasa asing diperhatikan dan kaidah penulisan jurnalistik. Gaya artikel bisa disesuaikan dengan web telusur.co.id.

 

Antusiasme ASN dan UMKM Warnai Bank Jakarta XPORIA 2026, Transaksi Digital Permudah Aktivitas Bazar

 

JAKARTA – Gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026 yang berlangsung di Balai Kota Jakarta mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini dinilai tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi secara langsung.

 

Salah satu pengunjung, Andien (36), ASN Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta Pusat, mengaku antusias dengan konsep bazar yang dinilai lengkap dan memudahkan transaksi.

 

“Ini baru hari kedua ya, jadi keliling-keliling karena ini juga harus balik lagi ke kantor. Tadi aku bayarnya pakai JakOne, lebih mudah,” ujarnya di lokasi, Selasa (21/4).

 

Ia menyebut informasi terkait acara diperoleh dari internal kantor, termasuk berbagai promo menarik yang ditawarkan kepada pengunjung.

 

“Kita diumumin ada ini di grup, kalau Bank Jakarta lagi ada bazar, ada ulang tahun, terus kalau misalkan pakai Visa ada diskonan, ada cashback, kayak gitu,” ucapnya.

 

Menurut Andien, variasi tenant yang dihadirkan menjadi daya tarik tersendiri karena tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga produk lain seperti kosmetik hingga otomotif.

 

“Saya baru pertama kali lihat ada pameran mobil kayak gini. Ya sekalian lihat-lihat juga gitu,” katanya.

 

Dari sisi pelaku usaha, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap penjualan sekaligus promosi produk. Afendi dan Ali, pedagang Kebab Mayestik, mengaku ajang seperti ini efektif untuk meningkatkan eksposur usaha mereka.

 

“Acara ini sangat membantu meningkatkan penjualan di outlet serta memperkenalkan usaha ke lebih banyak orang,” ujar mereka.

Menurutnya, lokasi Balai Kota yang strategis serta tingginya jumlah pengunjung menjadi faktor utama dalam meningkatkan visibilitas usaha.

“Lokasi acara dinilai strategis dan nyaman untuk berjualan, serta membantu meningkatkan visibilitas usaha,” ucapnya.

Kemudahan transaksi melalui sistem pembayaran digital juga menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Penggunaan QRIS dinilai mempercepat proses transaksi antara penjual dan pembeli.

“Penggunaan QRIS mempermudah proses transaksi banget,” katanya.

Hal serupa disampaikan Cindy, pelaku usaha Kukerku.jkt yang baru pertama kali mengikuti bazar ini. Ia mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak hari pertama.

“Alhamdulillah penjualan hari ini mengalami peningkatan," ujarnya.

Meski saat ini masih melayani pembayaran tunai, Cindy menilai kehadiran QRIS akan semakin memudahkan transaksi ke depan.

“Dengan adanya QRIS ini pasti jadi lebih mudah juga,” ucap dia.

Ia pun menyatakan minat untuk kembali berpartisipasi jika acara serupa kembali digelar.

“Tertarik untuk ikut kembali di masa mendatang pasti mau banget dong,” katanya.

Sebagai informasi, Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar pada 20-23 April 2026 dengan menghadirkan berbagai tenant dari sektor kuliner, fesyen, otomotif, hingga properti. Kegiatan ini menyasar ASN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sekaligus mendorong interaksi antara nasabah dan pelaku usaha dalam satu ruang terintegrasi.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-65 Bank Jakarta yang jatuh pada 11 April 2026.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepercayaan serta keterlibatan ASN terhadap layanan Bank Jakarta.

“Ini merupakan bentuk komitmen Bank Jakarta dalam memfasilitasi ASN melalui berbagai kemudahan layanan,” ujar Agus.

Menurutnya, XPORIA 2026 dirancang sebagai experience space yang menghadirkan beragam pilihan produk dalam satu ruang interaktif.

“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat, tapi juga merasakan langsung berbagai produk unggulan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” jelasnya.

Senada, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui Bank Jakarta XPORIA 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat,” ujarnya.

“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Arie.


Tinggalkan Komentar