Apple Kembangkan MacBook Neo 2, RAM 12 GB dan Chip A19 Pro Jadi Andalan - Telusur

Apple Kembangkan MacBook Neo 2, RAM 12 GB dan Chip A19 Pro Jadi Andalan

MacBook Neo 2, RAM 12 GB dan Chip A19 Pro. Sumber foto: internet

telusur.co.id - Apple dikabarkan tidak ingin menunggu lama untuk memperbarui MacBook Neo. Meski laptop terjangkau tersebut baru diluncurkan beberapa bulan lalu, perusahaan Cupertino disebut sudah mulai mengembangkan generasi keduanya.

Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg yang dikutip GizChina, Sabtu (25/7), Apple tengah mengembangkan MacBook Neo 2 dengan sejumlah peningkatan penting. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan chip A19 Pro serta kapasitas memori yang lebih besar.

Jika rumor tersebut benar, MacBook Neo 2 tidak hanya menawarkan performa lebih tinggi, tetapi juga kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih optimal.

Menariknya, Apple disebut tetap ingin mempertahankan MacBook Neo sebagai salah satu perangkat laptop dengan harga relatif terjangkau.

RAM 12 GB Jadi Upgrade Penting

MacBook Neo generasi pertama hadir dengan harga US$799 atau sekitar Rp14,42 juta dan dibekali unified memory 8 GB.

Kapasitas tersebut masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti bekerja, belajar, menjelajah internet, dan menjalankan aplikasi produktivitas. Namun, keterbatasan mulai terasa ketika perangkat digunakan untuk menjalankan fitur AI secara langsung di perangkat.

Apple Intelligence menjadi salah satu alasan kebutuhan memori lebih besar. Sejumlah fitur seperti alat bantu menulis, pembuatan gambar, hingga peringkasan konten membutuhkan sumber daya perangkat yang cukup besar, terutama ketika pemrosesan dilakukan secara on-device.

MacBook Neo 2 dikabarkan akan mendapatkan peningkatan RAM menjadi 12 GB.

Tambahan kapasitas tersebut berpotensi membuat berbagai fitur Apple Intelligence berjalan lebih lancar. Pengguna juga tidak harus terlalu sering mengandalkan pemrosesan melalui layanan cloud untuk menjalankan tugas-tugas AI.

Bagi mahasiswa dan pengguna profesional yang menjadi target MacBook Neo, peningkatan ini bisa menjadi nilai jual penting.

Dengan memori lebih besar, MacBook Neo 2 berpotensi menjadi perangkat yang tidak hanya cocok untuk pekerjaan dan kegiatan belajar, tetapi juga lebih siap menghadapi kebutuhan komputasi berbasis AI.

Chip A19 Pro Jadi Andalan

Peningkatan lain yang dikabarkan hadir adalah penggunaan chip A19 Pro.

Namun, Apple disebut tetap memberikan penyesuaian pada konfigurasi GPU. MacBook Neo 2 kemungkinan menggunakan GPU 5-core, sementara iPhone 17 Pro menggunakan konfigurasi GPU 6-core.

Perbedaan tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi Apple.

Perusahaan sebelumnya juga menerapkan konfigurasi GPU berbeda antara chip yang digunakan pada iPhone dan Mac. Pola tersebut sudah terlihat sejak era A15 Bionic, ketika MacBook Air menggunakan GPU 4-core sementara iPhone 13 Pro mengusung GPU 5-core.

Penyesuaian jumlah inti GPU kemungkinan berkaitan dengan kebutuhan efisiensi daya.

Sebagai laptop yang dirancang untuk digunakan sepanjang hari, MacBook Neo harus memiliki daya tahan baterai yang memadai. Perangkat yang digunakan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan atau pekerja untuk aktivitas harian dituntut mampu bertahan selama berjam-jam tanpa harus terus mencari sumber listrik.

Karena itu, pengurangan satu inti GPU dapat menjadi kompromi yang masuk akal untuk menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi energi.

Performa Grafis Diklaim Naik Signifikan

Meski menggunakan GPU 5-core, A19 Pro disebut mampu memberikan peningkatan performa grafis sekitar 40 persen dibandingkan A18 Pro.

Jika klaim tersebut terealisasi pada MacBook Neo 2, peningkatan performanya akan cukup terasa dibandingkan generasi pertama.

Laptop tersebut berpotensi lebih mumpuni untuk menangani pekerjaan kreatif ringan, penyuntingan video, hingga berbagai tugas berbasis AI yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar.

Hal ini menjadi penting karena MacBook Neo generasi pertama masih memiliki keterbatasan ketika digunakan untuk pekerjaan yang lebih berat.

Dengan chip baru dan memori 12 GB, generasi kedua berpeluang menutup sebagian celah tersebut tanpa kehilangan karakter utamanya sebagai MacBook yang lebih terjangkau.

Apple Intelligence Jadi Senjata Baru

Jika Apple benar-benar menghadirkan A19 Pro dan RAM 12 GB, salah satu perubahan paling terasa kemungkinan datang dari sisi AI.

Apple belakangan semakin mendorong Apple Intelligence sebagai bagian penting dari ekosistem perangkatnya. Karena itu, kemampuan menjalankan pemrosesan AI secara langsung di perangkat akan menjadi semakin relevan.

MacBook Neo 2 dengan kapasitas memori lebih besar dapat memberikan ruang lebih luas bagi fitur-fitur AI untuk bekerja secara lokal.

Artinya, perangkat murah Apple tersebut tidak sekadar mendapatkan peningkatan kecepatan, tetapi juga menjadi lebih siap menghadapi tren komputasi personal berbasis AI.

Meski demikian, seluruh informasi mengenai MacBook Neo 2 tersebut masih berupa rumor. Apple belum mengonfirmasi keberadaan perangkat maupun spesifikasi yang akan digunakan.

Jika kabar ini benar, MacBook Neo 2 berpotensi menjadi peningkatan besar dari generasi sebelumnya: harga tetap terjangkau, tetapi performa, memori, dan kemampuan AI naik kelas.


Tinggalkan Komentar