telusur.co.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional bila dikelola secara profesional, modern dan terus melakukan inovasi.
"Untuk itu, koperasi ditargetkan akan menjadi model bisnis pilihan yang menguntungkan khususnya bagi anak muda," kata Teten saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Kospin Jasa di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/20).
Menurut Teten, capaian kinerja Kospin Jasa yang terus mengalami pertumbuhan merupakan contoh model koperasi yang dikelola secara profesional. Karena, mampu menerapkan manajamen modern, inovasi dan berusaha memasuki era baru dan era digital.
"Kospin Jasa juga menjalankan fungsinya sebagai koperasi yang menghubungkan antar kegiatan usaha sehingga terjadi pergerakan ekonomi yang semakin besar," tuturnya.
"Melihat pengalaman Kospin Jasa, koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi nasional."
Namun, ia mengakui tantangan koperasi khususnya Koperasi Simpan Pinjam tidak mudah. Karena di luar koperasi tumbuh lembaga keuangan yang modern dengan layanan mudah dan cepat.
Ia berahrap, koperasi terus melakukan inovasi, modernisasi manajemen dan mengadopsi teknologi untuk memberi kemudahan bagi anggotanya.
Tantangan lainnya, koperasi belum menjadi model bisnis pilihan di masyarakat khususnya anak muda yang menguntungkan dan memberikan kesejahteraan bersama.
"Ini yang sekarang yang sedang kita jalankan rebranding koperasi di kalangan anak muda," kata Menteri.
Teten mengungkapkan, Kemenkop bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah merancang program koperasi masuk kampus.
Diharapkan program ini segera dapat dijalankan agar koperasi tidak semakin tertinggal dan semakin mengecil.
"Kita berkepentingan mendorong koperasi semakin berkembang untuk menciptakan jumlah wirausaha yang lebih banyak," tegas Teten.
Pemerintah, lanjutnya, sedang menyusun regulasi yang memberikan kemudahan dalam berkoperasi melalui Omnibus Law. "Perizinan koperasi akan lebih mudah dan koperasi dapat berbisnis di semua sektor termasuk mengerjakan proyek infrastruktur," tukasnya.[Fhr]



