telusur.co.id - Kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing untuk musim MotoGP 2027 dipastikan bukan sekadar transfer biasa. Juara dunia dua kali itu disebut siap membawa sosok kunci di balik kesuksesannya: Cristian Gabarrini.
Isu ini semakin menguat dalam beberapa waktu terakhir. Bagnaia dikabarkan telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan Aprilia, termasuk rencana memboyong Gabarrini sebagai crew chief. Langkah ini menunjukkan bahwa ia tidak ingin memulai dari nol di tim barunya.
Gabarrini bukan nama sembarangan di paddock. Ia telah mendampingi Bagnaia sejak debutnya di MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, lalu melanjutkan kesuksesan bersama Ducati Lenovo Team. Kolaborasi mereka menghasilkan dua gelar juara dunia dan dikenal sebagai salah satu duet paling solid di MotoGP.
Menurut laporan yang beredar beberapa hari lalu, kontrak Bagnaia dengan Aprilia berdurasi empat tahun dengan skema 2+2—dua musim awal dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Kesepakatan panjang seperti ini tergolong langka di era modern MotoGP, menandakan kepercayaan besar dari kedua belah pihak.
Keputusan meninggalkan Ducati juga dipengaruhi perubahan besar di tim pabrikan tersebut. Ducati disebut tengah menyiapkan duet super: Marc Marquez dan Pedro Acosta mulai 2027. Situasi ini membuat posisi Bagnaia tidak lagi seaman sebelumnya.
Di sisi lain, Aprilia justru sedang menanjak. Sejak akhir musim 2025, performa mereka menunjukkan peningkatan signifikan. Dengan ambisi besar menghadapi regulasi baru MotoGP 2027, tim asal Italia itu menjadi proyek yang menarik bagi Bagnaia untuk membangun era baru.



