telusur.co.id -Persija Jakarta menunjukkan performa impresif saat menaklukkan Persis Solo dengan skor meyakinkan 4-0 dalam lanjutan pekan ke-30 Super League 2025/206.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Macan Kemayoran tampil dominan dengan permainan menyerang yang efektif, menghasilkan sejumlah gol indah dan kontrol pertandingan yang solid sejak awal hingga akhir.
Meski sempat kesulitan di babak pertama, Persija bangkit dengan menyarangkan empat gol dari empat pemain berbeda di babak kedua. Allano Lima membuka keunggulan di menit ke-52. Lalu, Jean Mota membuka keran golnya pada menit ke-63. Paulo Ricardo juga mencetak gol perdananya sejak bergabung di putaran kedua.
Pesta gol Macan Kemayoran dituntaskan oleh penyerang Gustavo Almeida jelang laga berakhir.
Kemenangan ini tak hanya penting dari sisi perolehan poin, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi tim di tengah ketatnya persaingan papan atas, termasuk dengan Persib Bandung dalam perburuan gelar juara.
Penyerang Persija, Gustavo Almeida, mengungkapkan bahwa kunci di balik performa tim terletak pada kekompakan yang terbangun di dalam ruang ganti. Ia membeberkan situasi terkini yang terjadi di locker room.
"Sejujurnya, dalam situasi di ruang ganti, kami saling percaya satu sama lain, dan itu yang paling penting," ujar Gustavo kepada awak media usai pertandingan, Senin (27/4).
Menurutnya, kebersamaan tim menjadi fondasi utama, terutama saat menghadapi tekanan ketika hasil tidak sesuai harapan.
"Tentu saja, ketika kami tidak memenangkan pertandingan, semua orang terlihat sedih, karena kami ada di sini untuk menang, untuk memberikan kebahagiaan bagi para pendukung, keluarga, dan juga untuk diri kami sendiri," lanjut eks penyerang Arema FC tersebut.
Meski demikian, Gustavo menegaskan bahwa Persija tetap menjaga solidaritas di tengah situasi sulit khususnya ketika hasil laga tidak sesuai dengan harapan.
"Ketika kami tidak menang, semuanya menjadi lebih sulit, tetapi di dalam tim kami tetap bersama, seperti keluarga," tambahnya.
Ia mencontohkan atmosfer positif pada internal tim tercermin dalam performa tim saat menghadapi Persis.
"Itulah mengapa hari ini bisa terlihat, kemenangan, permainan yang indah, gol-gol yang indah. Kami selalu saling mendukung, satu sama lain," ucapnya.
Lebih lanjut, Gustavo mengakui bahwa Persija saat ini memilih pendekatan realistis dalam menghadapi sisa musim, dengan fokus penuh pada setiap pertandingan.
Saat ini Persija masih terpaut tujuh angka dari Borneo FC di puncak klasemen dan empat poin dari Persib Bandung.
"Sejujurnya, dengan kondisi tim saat ini, kami menjalaninya hari demi hari, pertandingan demi pertandingan. Kami memiliki target besar, tentu saja kami ingin menang, kami ingin menjadi juara," ungkap pemain asal Brasil tersebut.
Namun penyerang berusia 28 tahun ini tak menampik bahwa situasi kompetisi yang ketat membuat tim harus lebih berhati-hati dalam menentukan arah. Ia menekankan rekan setimnya untuk mengalihkan fokus ke laga selanjutnya di markas Persijap Jepara pekan depan yang tentunya tidak bisa dipandang remeh.
"Namun saat ini sedikit sulit bagi kami, jadi kami hanya fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Fokus hari ini adalah memenangkan pertandingan ini. Sekarang kami harus mempersiapkan diri pekan ini untuk menghadapi Jepara," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Gustavo menyinggung pentingnya menjaga momentum, terutama menjelang laga krusial berikutnya, termasuk menghadapi Persib yang menjadi rival dalam perebutan gelar.
"Semoga di sana (Jepara) kami bisa meraih tiga poin, lalu kembali bersiap untuk menghadapi Persib di kandang, dengan seluruh dukungan The Jakmania," tutup Gustavo.



