Bangkitkan Handicraft Indonesia, Langkah Strategis Unjuk Gigi Di Tokyo - Telusur

Bangkitkan Handicraft Indonesia, Langkah Strategis Unjuk Gigi Di Tokyo

Pameran Handicraft Indonesia ke-3 Kembali Digelar di Tokyo Dome September 2026 (foto : ist)

telusur.co.id -Menyusul kesuksesan besar pada tahun sebelumnya, pameran kerajinan tangan berskala internasional “Handicraft Indonesia” akan kembali diselenggarakan untuk ketiga kalinya di Tokyo Dome, Jepang.

Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 ini menargetkan kunjungan hingga 500.000 orang selama dua hari pelaksanaan.

Ketua Panitia Penyelenggara, Richard Susilo, menyatakan bahwa pameran ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra produk kreatif lokal di pasar Jepang.

Guna memberikan kesempatan luas bagi pelaku usaha, panitia menetapkan skema pendaftaran yang kompetitif.

“Kami memberikan keringanan bagi peserta dengan nilai deposito sebesar Rp1 juta sebagai komitmen awal, sebelum batas waktu pelunasan pada 30 Mei 2026,” ujar Richard dalam keterangan resminya.

Pameran ini hanya akan mengakomodasi 24 UMKM terpilih melalui proses seleksi yang ketat.

Produk yang ditampilkan mencakup berbagai kategori kerajinan tangan unggulan, antara lain:

Wastra Tradisional: Batik dan tenun berkualitas tinggi.

Fashion & Aksesori: Pakaian, tas, dan sepatu hasil karya pengrajin.

Produk Alami: Berbagai produk berbahan dasar material alam dan karya seni khas Nusantara.

Berbeda dengan pameran pada umumnya, penyelenggara menekankan pentingnya aspek keberlanjutan pasar.

Richard menjelaskan bahwa keikutsertaan peserta tidak hanya berhenti saat pameran usai.

Seluruh produk peserta akan difasilitasi melalui House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT). Fasilitas ini berfungsi sebagai kantor penjualan, toko, sekaligus showroom tetap bagi UMKM Indonesia di Jepang.

“Pameran hanya seperti kembang api yang hilang setelah selesai. Oleh karena itu, kami menyediakan HHT sebagai showcase permanen agar konsumen di Jepang dapat berinteraksi dan membeli produk Indonesia setiap hari dengan nyaman,” tambah Richard.

HHT sendiri telah diresmikan pada 16 Mei 2025 oleh Duta Besar RI untuk Jepang, didampingi walikota setempat, serta dihadiri oleh puluhan pengusaha Jepang yang berminat pada potensi industri kreatif Indonesia.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 10 UMKM telah mengamankan slot kepesertaan. Bagi pelaku industri kreatif yang ingin menembus pasar Jepang, batas akhir pendaftaran dan pembayaran deposito ditetapkan pada *30 April 2026.

Calon peserta dapat menghubungi pihak penyelenggara melalui saluran komunikasi resmi WhatsApp: 0859-4381-9379 dan Email: promosijp@gmail.com

Melalui sinergi pameran besar di Tokyo Dome dan kehadiran showroom permanen di HHT, diharapkan produk kerajinan tangan Indonesia semakin dikenal dan memiliki posisi tawar yang kuat di pasar internasional, khususnya di Jepang.  (fir)

 

 


Tinggalkan Komentar