telusur.co.id -Pemain muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, membuka peluang untuk melanjutkan karier ke luar negeri di masa depan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap bersama Macan Kemayoran dalam mengarungi sisa kompetisi Super League musim ini.
Performa Dony terus melesat hingga tidak tergantikan menjadi pilihan utama pelatih Mauricio Souza. Diplot untuk mengisi wing back kiri, performa Dony dalam bertahan hingga menyerang mengundang decak kagum para suporter Persija, The Jakmania.
Terakhir, penampilan impresif Dony pada laga melawan Persis Solo yang berkesudahan 4-0 bagi Persija, ia meraih penghargaan Man of the Match. Ia pun merendah dan menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim.
“Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan Man of the Match dan ini berkat kerja keras semua yang ada di elemen tim. Tanpa mereka saya bukan apa-apa,” ujar Dony kepada awak media termasuk Telusur.co.id, Senin (27/4).
Terkait masa depannya, pemain muda ini mengaku belum mengetahui secara pasti arah kariernya karena masih menjadi ranah manajemen dan agen. Namun, ia tidak menutup keinginan untuk merasakan atmosfer kompetisi di luar negeri.
Dalam beberapa hari terakhir, santer diberitakan rumor Dony diminati oleh klub raksasa Polandia, Legia Warsawa. Kendati demikian, Dony menampik kabar tersebut.
Ia hanya ingin mengalihkan fokus untuk membawa Persija terus meraih kemenangan agar tetap bersaing dalam perburuan gelar juara Super League yang menyisakan empat pertandingan lagi.
“Jujur saya tidak tahu, mungkin itu urusan manajemen dengan agen saya. Dan saya sekarang hanya fokus pada saya dan tim Persija,” lanjut Dony.
Lebih lanjut, Dony secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk berkarier di luar Indonesia, dengan target bertahap sebelum menembus kompetisi Eropa.
“Yang pasti kalau ada kesempatan, saya ingin abroad,” katanya.
“Mungkin saya kira di Asia dulu, dan setelah saya di Asia bisa berkembang lagi dan setelah itu mungkin bisa ke Eropa,” tambah pemain kelahiran Boyolali tersebut.
Di sisi lain, Dony menegaskan bahwa fokus jangka pendeknya adalah membantu Persija dalam persaingan menuju gelar juara. Ia menilai tim harus tetap menjaga konsistensi agar mencapai target tertinggi di liga Indonesia.
“Pasti kita selalu optimistis dan ini sisa empat pertandingan lagi, tentunya kita fokus demi pertandingan demi pertandingan untuk memenangkan pertandingan,” tegas pemain berusia 20 tahun itu.
Persija saat ini masih bersaing ketat di papan atas klasemen Super League. Rizky Ridho dan kawan-kawan mengoleksi 62 poin terpaut tujuh poin dari Borneo FC di puncak klasemen yang malam tadi menang tipis atas Persik Kediri. Sementara itu, Persib masih bercokol di posisi kedua selisih empat poin dengan perolehan 66 poin.



