Beri Pelatihan Mahasiswa IPB, Ketua DPRD Kota Bogor Tekankan Pentingnya 'Listening Skill' Dalam Kepemimpinan - Telusur

Beri Pelatihan Mahasiswa IPB, Ketua DPRD Kota Bogor Tekankan Pentingnya 'Listening Skill' Dalam Kepemimpinan

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil pada pelatihan Leadership, Management, and Effective Communication Training di Kampus IPB Dramaga, Minggu (10/2). Foto: Istimewa.

telusur.co.id -​Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menekankan kemampuan mendengar merupakan fondasi utama bagi seorang pemimpin yang baik dan efektif.

Hal ini ia ungkapkan pada materi ketika memberikan pelatihan Leadership, Management, and Effective Communication Training di Kampus IPB Dramaga, Minggu (10/2).

​Kegiatan bertajuk RESPECT H1 (Residential Empowerment and Character Training) ini digelar di Ruang Kelas Common Class Room (CCR) dan diikuti oleh para mahasiswa yang tergabung dalam program Senior Resident yang bernaung dalam Program Pembinaan Akademik dan Multibudaya IPB University.

​Dalam paparannya, Adityawarman menjelaskan bahwa komunikasi tidak sekadar bagaimana cara berbicara, melainkan bagaimana membangun kepercayaan melalui interaksi nyata.

Adityawarman menyoroti tiga poin penting yaitu komunikasi efektif sebagai pilar kepemimpinan, membangun kepercayaan, keterampilan mendengarkan aktif, serta kolaborasi dan resolusi konflik.

​"Pemimpin yang baik diantaranya lahir dari kebiasaan mendengar sebelum bicara," ujar pria yang akrab disapa Kang Adit. 

Lebih lanjut, Kang Adit menekankan penguasaan soft skill tersebut sangat menentukan keberhasilan karier dan kualitas relasi seseorang di masa depan.

​Ia mengaku terkesan dengan antusiasme para peserta pelatihan yang memiliki tanggung jawab membina adik-adik tingkat di lingkungan asrama IPB. 

Menurutnya, para mahasiswa ini telah menunjukkan jiwa kepemimpinan sejak dini tanpa harus menunggu usia matang.

​"Saya terkesan para peserta ini adalah mereka yang dipercaya membina rekan sebayanya. Mereka tidak menunggu tua untuk memimpin. Dari sekarang mereka sudah melakukannya," pungkasnya.

​Selain itu, ia menyebut dukungan dari tokoh publik dan praktisi sangat diperlukan untuk memotivasi generasi muda. Ia merasa bangga bisa berkontribusi langsung dalam proses pengembangan karakter mahasiswa IPB.

​"Tugas kita yang sudah lebih dulu di jalan ini adalah hadir, berbagi, dan percaya bahwa generasi ini mampu. Dan kami bangga jadi bagian dari prosesnya," tutupnya.


Tinggalkan Komentar