telusur.co.id - Pelaku Industri seks atau film Porno juga terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus corona atau Covid-19. Terutama bagi mereka-mereka yang bergantung pada film dan interaksi langsung dengan pelanggan.
Bulan lalu, asosiasi pengusaha nasional Amerika Serikat mengimbau agar produksi film Porno dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Bagi banyak penampil, mereka takkan bisa menghasilkan uang tanpa produksi film dan segala tetek-bengeknya. Mereka akhirnya mencoba cara lain untuk membuat konten sendirian, akan tetapi transisi ini tak selalu mudah.
Dilansir dari Vice, Senin (27/4/20), Vixen Media Group mengumumkan rencana mereka untuk memberi kemudahan kepada bintang Film Dewasa.
Dimana beberapa dari mereka akan menerima paket khusus senilai US$250.000 (setara Rp3,9 miliar) yang berisi kamera, ring light, mainan seks, dan lingerie supaya mereka bisa tetap bekerja dari rumah.
Tak hanya itu, perusahaan juga akan membayar konten mereka yang nantinya menjadi bagian dari serial “Intimates”.
Berbasis di Los Angeles, Vixen Media Group memiliki beberapa studio, termasuk Blacked, Tushy, Deeper, dan Vixen. Semua studio ini telah menelurkan beberapa konten dewasa terpopuler di internet.
“Vixen Media Group dikenal mempromosikan seni pertunjukan dewasa dengan kualitas tinggi. Kami bertujuan menampilkan kehebatan model lewat konten-konten yang lain daripada yang lain. Kami berkomitmen mempertahankan nilai-nilai ini selama operasi harian tim produksi mengalami pergeseran,” ucap direktur Vixen Media Group, Kayden Kross melalui lansiran vice.
Dirinya menambahkan bahwa, perusahaannya (Vixen) tak sabar bekerja sama dengan berbagai model dalam format berbeda, baik itu dengan pasangan, teman satu rumah, maupun solo.
“Maka dengan itu, kami berupaya untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang telah mengenal kami dengan baik, menjunjung visi dan nilai serupa serta sesuai dengan keinginan penonton. Kami akan mempertimbangkan keseluruhan estetika penampilannya dan proyek mereka saat ini. Oleh karena itu, tidak ada yang berbeda dari cara kerja kami sebelum pandemik," ucapnya.
Bahkan, Industri seks berada pada posisi yang tinggi karena mengutamakan keselamatan dan kreativitas artis selama krisis, mereka mampu beradaptasi dengan situasi yang tak pasti. Beberapa situs Porno membayar lebih artisnya, sedangkan lainnya memberikan konten gratis (meski tak semuanya berjalan lancar) dan meningkatkan dukungan kepada para model.
“Selain membuat konten unik, tujuan utama kami dari inisiatif ini yaitu menawarkan kesempatan, baik secara kreatif maupun moneter, kepada para artis selama situasi yang tak pasti,” ucap juru bicara Vixen yang tak ingin disebut namanya. [Fhr]



