telusur.co.id, Jakarta - Pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di dua provinsi, Papua dan Papua Barat. Hal tersebut tercermin dari anggaran dana otonomi daerah yang selama 20 tahun terakhir mencapai Rp138,65 triliun.
Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Dorince Mehue mengatakan, apabila melihat besarnya angka dana otsus tersebut, seharusnya orang Papua sudah hidup sejahtera.
Demikian disampaikan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Dorince Mehue dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang bertajuk "Otsus Papua Menuju Masyarakat Sejahtera" pada Senin (9/8/2021).
"Kalau kita melihat angka, seharusnya orang Papua sudah sejahtera," kata Dorince Mehue.
Dorince Mehue mengaku sangat yakin jika dana Otsus dikawal dan dikelola dengan baik serta diberikan tepat sasaran, maka akan ada perubahan besar di Tanah Papua. Salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua akan terus meningkat.
"Angka IPM kita di Papua untuk sementara ini lagi menanjak naik. Saya berpikir ini pasti masih bisa berubah. Masih ada peningkatan ketika kita semua berkomitmen untuk bisa mengawal otonomi khusus ini dengan baik dan semua dana yang turun akan tetap sasaran," kata Dorince Mehue.
Pada kesempatan ini, Dorince Mehue berharap agar dana Otsus bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Khususnya kaum perempuan dan anak- anak.
Sebagai tokoh perempuan di Papua, Dorince melihat bahwa selama 20 tahun dana Otsus di kucurkan masih ada komponen- komponen yang belum tersentuh.
Untuk itu, Dorince Mehue berharap dengan adanya revisi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus Papua akan membuat tata kelola anggaran kebijakan di atas menjadi tepat sasaran, khususnya untuk kaum perempuan dan anak- anak di Papua.



