El Tri Siap Guncang Inggris demi Tiket Perempat Final - Telusur

El Tri Siap Guncang Inggris demi Tiket Perempat Final

Tim Nasional Meksiko. Sumber foto: internet

telusur.co.id - Timnas Meksiko tak hanya mengandalkan kualitas pemain saat menghadapi Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. El Tri juga membawa senjata yang selama puluhan tahun menjadi momok bagi lawan-lawannya: atmosfer magis Stadion Azteca.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatik, Meksiko yakin mampu memberikan tekanan besar kepada salah satu kandidat juara dunia tersebut. Dukungan suporter, ditambah keuntungan bermain di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, diyakini menjadi modal penting untuk menumbangkan The Three Lions.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Rekor Meksiko di Stadion Azteca terbilang luar biasa. Dari 89 pertandingan internasional, El Tri hanya dua kali menelan kekalahan.

Di Piala Dunia 2026, performa mereka di stadion legendaris itu bahkan sempurna. Meksiko sukses menaklukkan Afrika Selatan (2-0), Republik Ceko (3-0), dan Ekuador (2-0) tanpa sekalipun kebobolan.

Gelandang Meksiko Álvaro Fidalgo meyakini Inggris memahami betapa berat tantangan yang menanti mereka. "Saya pikir Inggris tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi mereka. Kami sedang dalam performa bagus, Azteca memiliki bobotnya sendiri, dan ini adalah babak 16 besar Piala Dunia. Itu tidak pernah mudah bagi siapa pun," ujar Fidalgo.

Menurutnya, faktor ketinggian memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap tim tamu. Namun, ia percaya atmosfer pertandingan akan memacu semangat seluruh pemain Meksiko untuk tampil maksimal.

Jiménez: Kami Ingin Menciptakan Sejarah

Penyerang senior Raúl Jiménez juga menyambut laga ini dengan penuh keyakinan. Ia menilai kekuatan terbesar Meksiko bukan hanya kualitas individu, melainkan soliditas seluruh tim. "Semua orang bergerak ke arah yang sama, baik yang bermain maupun yang mendukung dari bangku cadangan. Kami semua berkomitmen pada tujuan yang sama, dan saya pikir itu akan sangat membantu kami. Tentu saja para suporter di stadion juga akan memainkan peran besar," kata Jiménez.

Striker berpengalaman itu menegaskan seluruh pemain ingin menjadikan duel melawan Inggris sebagai pertandingan terbaik dalam karier mereka. "Kami ingin menjadikannya pertandingan terbaik dalam hidup kami," tegasnya.

Aguirre Minta Tim Tampil Nyaris Sempurna

Di balik optimisme yang tinggi, pelatih Javier Aguirre tetap bersikap realistis. Ia menyadari Inggris dihuni pemain-pemain kelas dunia sehingga Meksiko harus tampil hampir tanpa kesalahan untuk bisa lolos ke perempat final. "Kami menghadapi tim kelas dunia. Karena itu kami harus memainkan pertandingan yang hampir sempurna untuk bisa mengalahkan mereka. Kami harus tampil lebih baik daripada beberapa pertandingan sebelumnya, dan tentu berharap sedikit keberuntungan juga berpihak kepada kami," ujar Aguirre.

Meski demikian, semangat juang El Tri tetap membara. Fidalgo bahkan menyebut kemenangan atas Inggris akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Meksiko. "Kami semua menginginkan pertandingan seperti ini. Mengalahkan tim seperti Inggris akan membuat pencapaian itu terasa jauh lebih istimewa," katanya.

Pengamanan Diperketat

Di luar lapangan, pemerintah Kota Meksiko meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Angel of Independence dan titik-titik nonton bareng.

Langkah tersebut diambil setelah empat suporter dilaporkan meninggal dunia saat perayaan kemenangan Meksiko atas Ekuador beberapa hari lalu.

Kiper senior Guillermo Ochoa menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengajak para pendukung merayakan sepak bola dengan cara yang aman. "Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Sangat menyedihkan hal seperti itu terjadi di tengah momen yang seharusnya menjadi perayaan," ujar Ochoa.

Kini, seluruh harapan publik Meksiko tertuju ke Stadion Azteca. Dengan dukungan puluhan ribu suporter dan rekor kandang yang mengesankan, El Tri bertekad menjadikan benteng legendaris itu sebagai panggung untuk menjatuhkan Inggris dan mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.


Tinggalkan Komentar