telusur.co.id -Di tengah dinamika politik dan penegakan hukum yang menjadi perhatian publik, Relawan Gerakan Cinta Prabowo atau GCP menegaskan tetap solid mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir masa jabatan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Konsolidasi Kedua Dewan Pimpinan Cabang GCP Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, tokoh purnawirawan, serta perwakilan adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H. Kurniawan, menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar selalu mawas diri. Menurutnya, jabatan yang diemban para birokrat merupakan amanah dari rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan bekerja sepenuh hati demi kepentingan masyarakat.
H. Kurniawan menilai Presiden tidak perlu ragu mengambil tindakan tegas terhadap para pembantu yang dinilai tidak loyal, tidak menjalankan arahan Presiden, maupun tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Menurutnya, keberanian melakukan evaluasi dan penindakan terhadap pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
"Presiden sudah mengingatkan seluruh jajaran agar mawas diri. Jabatan adalah amanah dari rakyat, sehingga seluruh pembantu Presiden harus bekerja untuk rakyat. Kami mendukung Presiden mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang tidak loyal, tidak patuh pada arahan Presiden, dan tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat." katanya.
Dalam forum tersebut, GCP juga menegaskan dukungannya kepada Presiden Prabowo bersifat tanpa syarat. Organisasi relawan ini berkomitmen terus mengawal jalannya pemerintahan sekaligus memperkuat konsolidasi nasional sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program-program strategis pemerintah.
Melalui konsolidasi ini, Gerakan Cinta Prabowo berharap seluruh elemen relawan tetap solid mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, berpihak kepada rakyat, dan mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.(fie)



