Komisi IV DPR Pertanyakan Impor 1 Juta Ton Beras Untuk Siapa? - Telusur

Komisi IV DPR Pertanyakan Impor 1 Juta Ton Beras Untuk Siapa?

Firman Subagyo

telusur.co.id - Anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo mempertanyakan rencana pemerintah untuk melakukan impor 1 juta ton beras disaat memasuki musin panen padi. Karenanya, diapun mempertanyakan impor ini untuk siapa?

“Data dari BPS stok beras berkecukupan. Kalau cukup. Jadi, kebijakan Impor ini untuk apa dan siapa?” ujar Firman Subagyo mempertanyakan kebijakan impor beras ini kepada wartawan, Rabu.

Dikatakan Firman, Komisi IV DPR sejak awal ingin mendapatkan penjelasan dari pemerintah khususnya Bulog untuk mengumumkan kepada publik berapa cadangan beras nasional. Ini bentuk transparansi karena dengan kondisi cadangan beras Bulog cukup tidak perlu lagi kebijakan untuk impor karena UU Pangan juga memerintahkan seperti itu.

“Impor itu dilakukan ketika cadangan pangan tidak mencukupi, tidak pada posisi sedang panen raya. Itu yang menjadi pedoman adalah UU. Makanya kita mempertanyakan apakah pemerintah sudah berkoordinasi antara kementerian pertania sebagai penanggungjawab produksi pangan.”

Karena Kementan dalam setiap pertemuan selalu mengklaim jika beras surplus.

Jika begini, kata Firman, kasian rakyat. Sudah ditimpa bencana banjir dan sekarang menikmati masa panen tapi harganya hancur karena kebijakan yang bertentangan dengan yang diharapkan.

Yang paling berbahaya itu adalah kalau nanti petani mulai apatis dan masyarakat meninggalkan kegiatan bertani. Indonesia negara besar tetapi bergantung dari impor. “Kalau terjadi krisis pangan dunia kita bisa kelaparan.”

Makanya, Komisi IV DPR selalu mensupport petani agar bisa berkembang lebih baik. “Tetapi, kalau sekarang impornya dibuka lebar, sama saja membunuh petani secara pelan-pelan,” tutupnya. [ham]


Tinggalkan Komentar