telusur.co.id - Virus corona memberikan dampak yang kuat bagi perekonomian bangsa. Untuk itu, perlu kebijakan yang tepat dalam menaikan daya beli masyarakat.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Demokrat Bramantyo Suwondo mengusulkan program bantuan langsung tunai (BLT) kepada pemerintah.
Ada beberapa poin mengapa BLT perlu diprioritaskan, pertama, BLT dapat meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat secara langsung di jangka pendek.
"Mengingat dampak negatif COVID-19 terhadap tenaga kerja, pendapatan masyarakat otomatis ikut menurun," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
Dengan BLT, perekonomian akan semakin baik. Diapun memberikan contoh pemberian BLT di zaman SBY. Pada 2005 dan 2008 yang disalurkan melalui Bank BRI serta Pos Indonesia yang jaringannya luas.
"Sebagian besar rumah tangga penerima BLT mengatakan bahwa program BLT ini sangat baik karena mampu memenuhi kebutuhan paling mendesak, yang di mana berdasarkan hasil survei sebagian besar dana BLT tersebut mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga seperti beras," tuturnya.
Karena itu menurut dia, dengan pengalaman ini, diharapkan penyaluran BLT bisa lebih cepat dan tepat sasaran dibandingkan menjalankan program-program baru seperti Kartu Prakerja.
Menurut dia, melihat terkendalanya pemberian sembako dan juga program Kartu Prakerja yang justru mengundang kritik, alangkah baiknya apabila bantuan dari pemerintah itu dilaksanakan secara langsung dan konkret lewat program BLT. [ham]



