telusur.co.id -Persija Jakarta kembali dihadapkan pada momen perpisahan yang tidak mudah menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Tiga pemain pilar, yakni Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro, dan Hansamu Yama Pranata, resmi menuntaskan kebersamaan mereka setelah masa kontraknya berakhir.
Manajemen Macan Kemayoran memutuskan tidak memperpanjang masa bakti ketiganya yang musim lalu dipinjamkan ke klub lain.
Momen perpisahan ini menjadikan kenangan yang manis bagi ketiganya selama membela tim ibu kota. Kontribusi nyata dalam performa tim sehingga memberikan prestasi gemilang bagi klub.
Riko Simanjuntak sudah menjadi bagian dari Persija sejak Liga 1 2018. Di musim perdananya tersebut, ia langsung menjelma menjadi pilar penting dalam tubuh Macan Kemayoran.
Pemain sayap lincah ini berhasil meraih prestasi gemilang, mulai dari juara Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, Boost Fix Super Cup 2018, hingga Piala Menpora 2021. Catatan impresif lainnya, Riko membukukan 12 gol dan 67 assist dari total 207 laga di semua ajang, baik kompetisi nasional, turnamen pramusim, maupun ajang internasional. Namun, dalam 1,5 musim terakhir, ia sempat dipinjamkan ke PSS Sleman dan turut membantu klub tersebut kembali ke kasta tertinggi.
Sementara itu, nama Alfriyanto Nico mulai mengorbit di level profesional setelah menjadi salah satu dari 10 debutan di Liga 1 2021/2022. Selama membela Persija, ia mencatatkan 55 penampilan dengan koleksi empat gol dan dua assist. Dalam periode lima musim setelah debutnya, Nico sempat mematangkan kemampuannya melalui masa peminjaman ke PSIM Yogyakarta (2023/2024), Dewa United (2024/2025), dan Persis Solo (2025/2026).
Di sektor pertahanan, Hansamu Yama bergabung dengan Macan Kemayoran sejak Liga 1 2022/2023. Pemain berposisi bek tengah ini dipercaya tampil dalam 63 pertandingan dan mencatatkan tiga gol serta dua assist. Sama seperti Riko dan Nico, Hansamu juga menjalani masa peminjaman sejak pertengahan musim Super League 2025/2026 ke Arema FC.
Merespons perpisahan ini, Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ketiga pemain tersebut bersama Macan Kemayoran.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Riko, Nico, dan Hansamu atas perjuangannya yang telah mereka tunjukkan selama berseragam Persija. Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran," ujar Prapanca dalam rilis resmi klub, Rabu (17/6).
Prapanca juga menambahkan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari penyegaran tim demi menyongsong musim baru bersama pelatih anyar Shin Tae-yonh.
"Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk karir mereka selanjutnya,” ungkap Prapanca.
Perombakan besar-besaran dilakukan manajemen Persija usai gagal dalam mencapai target juara Super League 2025/2026. Usai mencopot pelatih Mauricio Souza, Macan Kemayoran juga tercatat melepas tujuh pemain asingnya diantaranya Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Emaxwell Souza, Jean Mota, Alaaeddine Ajaraie, Thales Lira, dan Allano Lima.



