telusur.co.id - Ketua Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga (Ekkel) Partai Gelora Srie Wulandarie mengatakan UMKM perlu ditopang oleh modal. Karena itu, menyangkut permodalan Partai Gelora akan membantu pelaku usaha UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dari pemerintah, lembaga maupun perusahaan. "Tentunya yang akan dibantu yang sudah memilki usaha, jangan ujug-ujug belum punya usaha, sudah minta ini minta itu, ya tidak bisa. Namanya, usaha itu mulai dari nol," tegas Srie Wulandarie atau Wulan.
Karena itu, ia berharap Program YES (Yakin Enterperneeur Sukses) menjadi inkubator bisnis, satuan usaha di daerah. Selanjutnya, YES akan berkolaborasi dengan ecosystem UMKM nasional dan internasional. Sehingga pelaku UMKM di Indonesia seluruhnya bisa naik usahanya di pasar internasional.
"DPN akan memberikan TOT kepada wilayah untuk menyiapkan langkah-langkahnya, cara kerjanya. Target kita setiap daerah punya pemetaan sendiri. Tidak bisa dipukul rata, karena setiap daerah punya keunikan dan permasalahan sendiri, yang di Kalimantan Barat belum tentu sama di Sumatera Utara atau Jawa Barat. Bagian Litbang harus bisa melihat peta permasalahan daerahnya," ujar Wulan.
Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara Heriansyah menambahkan, pemerintah perlu memberikan stimulus untuk pelaku usaha UMKM, bukan sekedar memberikan bantuan tunai langsung seperti yang terjadi saat pandemi Covid-19 ini.
"Untuk membangkitkan UMKM diperlukan bantuan untuk pelaku UMKM, bukan hanya bantuan tunai, tapi juga stimulus. Pemerintah harus punya database UMKM yang benar, sehingga pelaku usaha UMKM bisa tetap berkelanjutan," kata Heriansyah.
Sebaliknya, Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jambi Aries Supriadi mengatakan, seorang pelaku usaha UMKM yang ingin berhasil dalam usahanya harus mau bekerja keras dan ulet, memiliki jaringan, serta fokus dan selalu membuat inovasi-inovasi produk yang dihasilkan. [ham]



