telusur.co.id -Pelatih Persija Mauricio Souza mewaspadai kekuatan baru Arema FC yang akan dihadapi pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/2) pukul 19.00 WIB.
Seperti halnya Macan Kemayoran, Arema memperkuat kedalaman skuadnya dengan mendatangkan lima pemain asing baru dan empat pemain lokal anyar.
Dari lima nama pemain asing, Joel Vinicius dianggap berbahaya karena pemain asal Brasil tersebut masuk ke jajaran top skor Super League.
Sementara itu, Arema juga meminjam dua pemain Persija, Hansamu Yama dan Rio Fahmi hingga akhir musim. Dan jelang bursa transfer ditutup, Arema mendatangkan bek senior Leo Guntara.
"Tanpa keraguan, ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami," kata Souza pada jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (7/2).
"Arema juga telah memperkuat diri. Mereka adalah tim yang kuat dan membawa beberapa pemain bagus ke dalam skuad mereka," lanjutnya.
Pelatih asal Brasil ini meminta anak asuhnya fokus para target di laga nanti. Ia meminta tidak perlu ada momen-momen kejutan yang bisa jadi akan merugikan tim.
"Penting bagi kami untuk memahami pentingnya pertandingan ini dan masuk ke lapangan dengan sangat fokus, agar kami tidak mendapat kejutan yang tidak menyenangkan," ungkap Souza.
Persija juga sangat aktif dalam bursa transfer pemain putaran kedua yang berakhir 6 Februari lalu. Manajemen Macan Kemayoran tujuh pemain baru yaitu Fajar Fathurrahman, Aleaddine Ajaraie, Shayne Pattynama, Paulo Ricardo, Mauro Zijlstra, Jean Mota dan Cyrus Margono.
Souza melihat hadirnya para pemain baru ini akan membantu timnya ke arah lebih baik dan semakin kuat. Khususnya ketika para pemain inti harus absen.
"Sayangnya, sudah sejak beberapa waktu lalu kami belum bisa mendapatkan skuad yang lengkap untuk pertandingan."
"Saya rasa hal ini memperkuat nilai dari skuad kami. Meskipun selalu ada pemain yang absen, kami berhasil mendapatkan hasil yang baik," tuturnya.
"Sekali lagi, saya katakan bahwa hal ini menunjukkan kekuatan skuad kami dan hasil kerja keras dari seluruh staf pelatih," ujar Souza kepada pewarta.
Persija masih belum bergerak di peringkat tiga Super League 2025/2026 dengan koleksi 41 poin. Terpaut empat poin dengan Borneo FC dan enam poin dari pemuncak klasemen sementara Persib Bandung.
Kedua pesaingnya tersebut telah memainkan laga pekan ke-20 lebih dulu. Tiga poin jadi harga mati jika Persija ingin tetap berada di jalur persaingan juara.



