Reses di Tegalwaru, M Rizky Dorong Sinergi Pendidikan, Pertanian, dan Pemberdayaan Pemuda - Telusur

Reses di Tegalwaru, M Rizky Dorong Sinergi Pendidikan, Pertanian, dan Pemberdayaan Pemuda

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, M Rizky

telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, M Rizky, mendorong penguatan sinergi pembangunan di sektor pendidikan, pertanian, dan pemberdayaan pemuda saat melaksanakan Reses II Masa Sidang Tahun Anggaran 2025–2026 di Kampung Glora RT 04 RW 05, Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu, 1 Maret 2026.

Kegiatan reses tersebut menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, kelompok tani, serta pemuda setempat, berbagai aspirasi mengemuka terkait penguatan pendidikan, peningkatan produktivitas pertanian, hingga pelatihan keterampilan kerja bagi generasi muda.

Dalam sektor pendidikan, warga menyampaikan pentingnya pengawasan serta ketepatan sasaran penyaluran dana hibah pendidikan bagi pondok pesantren, yayasan, dan sekolah menengah swasta. Menurut M Rizky, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

“Dana hibah pendidikan harus tepat sasaran dan dikelola secara transparan, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas lembaga pendidikan di masyarakat,” ujarnya.

Di sektor pertanian, warga juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bantuan benih hortikultura serta tanaman buah yang sesuai dengan kondisi lahan setempat. Selain itu, masyarakat berharap adanya pendampingan teknis dari penyuluh pertanian untuk membantu petani mengatasi persoalan hama dan meningkatkan produktivitas hasil panen.

M Rizky menilai bahwa penguatan sektor pertanian menjadi salah satu fondasi penting bagi pembangunan ekonomi desa serta ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, isu pemberdayaan pemuda juga menjadi perhatian dalam forum reses tersebut. Warga mendorong adanya pelatihan keterampilan kerja yang bersifat praktis dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha agar generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk bekerja atau membangun usaha mandiri.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembentukan kelompok usaha bersama (KUBE) bagi pemuda di tingkat lingkungan sebagai langkah awal untuk memperluas akses terhadap program permodalan dan pengembangan usaha.

M Rizky menegaskan bahwa pembangunan desa perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai sektor sekaligus agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pendidikan yang kuat, pertanian yang produktif, dan pemuda yang berdaya adalah fondasi penting bagi pembangunan desa yang berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, M Rizky menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi masyarakat Desa Tegalwaru agar dapat ditindaklanjuti dalam pembahasan kebijakan serta program pembangunan di tingkat Provinsi Jawa Barat. (VC)


Tinggalkan Komentar