Menkominfo: Tren Isu Hoaks di Pilkada 2020 Mengalami Penurunan - Telusur

Menkominfo: Tren Isu Hoaks di Pilkada 2020 Mengalami Penurunan

Menkominfo, Johnny G Plate saat menjadi narsum dalam Diskusi Empat Pilar MPR, Senin (7/12/20). (Foto: telusur.co.id/Bambang Tri).

telusur.co.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan tren isu hoaks di Pilkada Serentak 2020 mengalami penurunan. Padahal, pada Pilkada sebelumnya, isu hoaks berbau SARA sangat massif.

"Isu-isu hoaks berbau SARA dulu begitu luar biasa dibombardir dan mengisi ruang publik kita. Tapi sangat minimal terjadi itu hampir tidak terjadi di ruang digital kita di Pilkada 2020 ini," kata Johnny dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI bertajuk 'Waspada Hoaks Jelang Pilkada 9 Desember' di Media Center DPR RI, Senayan, Senin (7/12/20).

"Dari data yang saya peroleh melalui cyber drone crime Kominfo, temuan isu hoaks hanya ada 47 selama Pilkada 2020 ini," sambungnya.

Menurut Johnny, terjadi peningkatan luar biasa dari kesadaran masyarakat dalam menyebarkan infomasi soal Pilkada dalam dunia digital saat ini.

"Pengamatan Kominfo terjadi peningkatan yang luar biasa dari kesadaran politik masyarakat soal mengetahui hal buruk dari hoaks yang perlu diperbaiki dan hoaks yang tak boleh ditindaklanjuti," jelasnya.

Yaitu isu-isu sensitif yang terkait dengan SARA yang dulu begitu luar biasa dibombardir dan mengisi ruang publik.

"Ruang politik kita kali ini di Pilkada serentak 2020, hal buruk yang dilakukan terus-menerus dan dianggap sebagai kebenaran itu tidak terjadi dan sangat minimal terjadi, itu hampir tidak terjadi di ruang digital kita di Pilkada 2020 ini," ungkap Politikus NasDem ini.

Lebih lanjut, Johnny mengungkapkan, ketatnya pihak Kominfo beserta lembaga penyelenggara Pilkada dalam mengawasi penyebaran isu hoaks di dunia digital juga menyebabkan penurunan isu tersebut terjadi.

"Jadi ada tiga lembaga pemerintah melalui Kominfo, KPU dan Bawaslu yang sudah melakukan nota kesepakatan aksi dan deklarasi Indonesia lawan hoaks pada 28 Agustus lalu. Dalam nota tersebut kita sudah menetapkan akan menindak tegas para penyebar hoaks di Pilkada," pungkasnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar