telusur.co.id - JAKARTA,BERNAS.ID - Polemik Bandara PT IMIP di Morowali meluas, antar menteri terlihat tidak kompak, ada Apa? hal ini membuat keprihatinan publik dan merasa memang ada yang ditutup-tutupi.
Mungkin, sudah berizin, namun pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bukan pernyataan konyol yang memang asbun alias asal bunyi. Karena imigrasi dan bea cukai tidak ada menurut Menhan.
Wamenhub Suntana pun buka suara, dan menyatakan bahwa Bandara PT IMIP di Morowali sudah terdaftar dan tidak ilegal,” "Terdaftar, itu terdaftar. Gak mungkin bandara itu tidak terdaftar," kata Suntana saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (26/11).
Sontak pernyataan ini membuat geram dari Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H.Kurniawan, yang menilai ada beda terdaftar atau legal dengan pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang mengungkap tidak ada petugas imigrasi dan bea cukai. “Wamenhub tidak jujur!” tegasnya, di Jakarta, Sabtu 29 November 2025.
“Kalau nggak loyal dan nggak kompak mending mundur, cuma buat malu, Sjafrie Sjamsoeddin nggak ada kepentingan politik apa pun, cuma mau benar, dan Sjafrie Sjamsoeddin tidak asal ngomong karena saya yakin didukung dengan data intelijen,” ungkapnya.
Menurut H.Kurniawan polemik ini menjadi potret dari bangsa ini dan pemimpin bangsa yang tidak sesuai dengan harapan rakyat, terlebih kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. ”Jadi ini potret bangsa kita, banyak yang pinter tapi nggak jujur,’ tegasnya.
Wamenhub, lanjut H.Kurniawan yang mengatakan di media bahwa sudah menempatkan beberapa personil di sana dan kemarin ditempatkan lagi, beberapa petugas di sana melahirkan dugaan. ”Diduga yang kemarin-kemarin dan selama ini patut diduga belum ditempatkan dong? ayo kita jujur! atau diduga Wamenhub tidak jujur?” tegasnya.(fie)



