telusur.co.id - Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan TNI Angkatan Laut melalui Koarmada II dalam mendukung pemulihan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rabu (7/1), Dermaga Kolinlamil Jakarta menjadi saksi keberangkatan KRI dr. Soeharso-990, kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD), yang membawa berbagai bantuan kemanusiaan serta kendaraan operasional menuju daerah terdampak.
Suasana dermaga pagi itu penuh aktivitas. Puluhan relawan dari CT Arsa dan Palang Merah Indonesia (PMI) bersiap naik ke kapal, bergabung dengan personel TNI AL untuk menjalankan misi kemanusiaan. Alat berat seperti excavator dari Morogama Akabri 89 dan kendaraan operasional dari sejumlah instansi pun satu per satu diangkut ke dalam kapal, siap digunakan untuk mendukung mobilitas relawan dan distribusi bantuan di lapangan.
Pangkoarmada RI TNI Dr. Denih Hendrata bersama Komandan Pushidrosal Laksdya TNI Dr. Budi Purwanto hadir langsung meninjau proses embarkasi. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh terhadap operasi kemanusiaan ini, sekaligus memastikan bahwa setiap tahapan berjalan lancar dan aman.
Selain personel dan kendaraan, KRI dr. Soeharso-990 juga mengangkut logistik dalam jumlah besar. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan kesehatan, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan anak, sarana ibadah, hingga perlengkapan hunian darurat. Semua ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak – mulai dari komunitas sosial, alumni, instansi pemerintah, hingga organisasi kemanusiaan – yang bersatu demi meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Keberangkatan KRI dr. Soeharso-990 bukan sekadar pengiriman bantuan, melainkan wujud nyata kepedulian bangsa. TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan berkelanjutan. Harapannya, kehadiran kapal ini membawa secercah harapan bagi warga Aceh dan Sumatera yang tengah berjuang bangkit dari bencana. [ham]




