telusur.co.id, Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Reza meminta PT Pertamina (Persero) untuk menata ulang dan melakukan evaluasi terhadap posisi depo BBM yang berdekatan dengan pemukiman warga.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari seperti peristiwa kebakaran Depo BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) lalu yang telah menyebabkan 19 orang meninggal dunia dan 49 warga mengalami luka-luka lantaran letaknya yang berdekatan dengan pemukiman warga.
"Sebaiknya juga mulai membicarakan mendesain, mengevaluasi keberadaan kilang maupun pemukiman di sekitarnya. Saya rasa itu penting untuk mengantisipasi kemungkinan lain yang mungkin terjadi yang mengakibatkan adanya korban di masa datang," kata Faisol Reza, Senin (6/3/2023).
Selain itu, Politisi Fraksi PKB ini meminta Pertamina untuk memperhatikan kelayakan infrastruktur Depo Pertamina Plumpang. Ia meminta Pertamina melakukan peremajaan infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang "Tidak apa-apa spending lebih besar tapi demi keselamatan dan citra Pertamina sebaiknya ini dilakukan semaksimal mungkin," tegas dia.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI lainnya, Andre Rosiade juga menyoroti daerah penyangga atau buffer zone Depo Pertamina Plumpang yang sudah banyak dijadikan tempat tinggal warga.
Andre mengatakan saat depo tersebut dibangun, kondisi kawasan sekitar sangat berbeda dengan saat ini.
Untuk itu, pemerintah perlu mengkaji apakah perlu merelokasi pemukiman warga atau memindahkan depo ke tempat yang layak.
"Kalau soal relokasi depo saya usulkan kepada Menteri BUMN dan pemerintah, agar depo ini dipindahkan ke Pelindo, ke new port Pelindo di Priok itu," kata Andre.
"Saya mendorong, mengusulkan untuk pindah ke sana ke Pelindo supaya Pertamina tidak perlu investasi tanah lagi karena kan tanahnya bisa sewa, bisa dalam bentuk kerja sama tanpa perlu investasi. Jadi Pertamina tidak perlu beli tanah, bisa menggunakan tanah itu dengan sinergi BUMN," ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir bicara mengenai bahaya bagi warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan kilang minyak hingga listrik. Erick mengatakan ke depan dia akan menata ulang lokasi BUMN yang menjadi kawasan objek vital.



