telusur.co.id - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan mengingatkan pelaku UMKM untuk memandaatka Banpres Produktif dengan baik.
Hal itu disampaikan Rully usai menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro kepada lima pelaku UMKM di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan Banpres Produktif itu dilakukan di Kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Sikka, NTT. Kelima pelaku UMKM yang menerima Banpres yakni, Maria Theresia Diaz, Florida Elvianti, Fransiska M.Dolvina, Aquilina Kristina, dan Theresia Nengsah.
"Sebagaimana harapan Presiden Jokowi, Banpres ini agar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memulai usaha kembali bagi yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19 dan diperuntukkan sebenar-benarnya untuk menambah modal usaha pelaku usaha mikro" kata Rully dalam keterangannya, Senin (9/11/20).
Rully juga mengingatkan kepada pelaku-pelaku UMKM di Tanah Air, khususnya di Maumere, NTT, agar bergabung dengan koperasi supaya bisa berkembang dan meningkatkan skala usahanya.
"Pelaku UMKM harus terus berinovasi dan berkelompok, bisa dengan bergabung dengan koperasi agar bisa mengembangkan usahanya,” ucapnya.
Sebagai informasi, program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Rp2,4 juta menyasar sebanyak 12 juta pelaku UMKM. Pada tahap I, pemerintah telah memberikan banpres produktif kepada 9,1 juta pelaku UMKM. Selanjutnya, pencairan bantuan tahap II akan menyasar 3 juta penerima.
Bantuan yang diberikan senilai Rp2,4 juta setiap pelaku UMKM, dengan total anggoaran Rp28 triliun untuk program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro. Pendaftaran hingga pencairan dana Banpres produktif tidak dipungut biaya apapun.[Fhr]



