telusur.co.id - Mantan Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli (RR) menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimatan Timur yang menjadi program Presiden Jokowi, saat ini bukanlah prioritas terlebih di tengah pandemi Covid-19 di tanah air.
“Saya pernah ungkapkan di TV bahwa pembangunan Ibu Kota Baru bukan prioritas,” tulis RR lewat akun twitternya @RamliRizal, Senin (27/4/20).
Menurut ekonom senior ini, studi pembangunan IKN menelan banyak biaya, namun masih amatiran. Terlebih, yang mengerjakannya bukan orang Indonesia.
"Studinya Rp 75 miliar amatir, asal- asalan. Asing lagi yang kerjakan,” kicau RR.
Komentar RR soal pembangunan IKN didasari oleh tautan berita dari media asing yang mengulas soal adanya potensi tsunami di Ibu Kota Negara yang baru.
Mantan Menteri Koordinator Perekonomian ini pun lantas mempertanyakan kinerja dari Bappenas terkait hal tersebut.”Ngapain aja tuh Bappenas?” tanya RR.[Fhr]



