Pemerintah Diingatkan Wabah Corona Jangan Dijadikan Alasan Penyebab Anjloknya Ekonomi! - Telusur

Pemerintah Diingatkan Wabah Corona Jangan Dijadikan Alasan Penyebab Anjloknya Ekonomi!


telusur.co.id - Ekonom senior Rizal Ramli mengingatkan tim ekonomi pemerintah untuk tidak menjadikan alasan pandemik virus corona atau Covid-19 jadi menjadi penyebab anjloknya pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2020 yang tercatat hanya 2,97 persen. 

Menurut RR, sapaan karibnya, ini semua bukan hanya lantaran kasus corona. Karena sebelum adanya pandemi Corona, berbagai indikator makroekonomi Indonesia sudah merosot, baik dari neraca perdagangan, current account deficit, primary balance budget, dan sebagainya. 

"Mumpung karena ada corona, maka yang disalahkan semuanya corona. Padahal tanpa Corona, ekonomi Indonesia sudah terus merosot," ujar RR di Jakarta, Jumat (8/5/20).

Meski demikian, mantan Menko Perekonomian ini mengakui bahwa dampak dari pandemi corona memang menambah parah kondisi perekonomian. Namun, bila sedari awal pemerintah merespon hal itu dengan cepat dan mengambil langkah-langkah lebih awal serta tidak berpura-pura mengatakan bahwa Indonesia tidak akan terkena, niscaya Indonesia akan keluar dari krisis lebih cepat. 

Ia menjelaskan, virus ini terjadi pertengahan Desember dan kasus pertama di Indonesia sudah ada di bulan Januari berdasarkan Fakultas Kedokteran UI. 


Namun, pemerintah menolak terus dan mengatakan bahwa tidak ada, dan Indonesia kebal. "Nah, inilah yang mengakibatkan kita kehilangan waktu yang sangat berharga, ketika 2,5 bulan pertama tidak melakukan respons yang signifikan," sesalnya.

"Begitu diakui pada pertengahan Maret, barulah kita sadari, namun kita belum pada puncaknya pandemic berdasarkan para analis yang mengerti tentang ini," tutur Menko Ekuin era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu. 

Untuk memulihkan kembali perekonomian, RR menyarankan pemerintah untuk lebih fokus menangani pandemik virus corona dan memprioritaskan anggaran yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.  

"Seandainya kita cepat bertindak dan memberikan respons yang benar, maka dampaknya di dalam bidang ekonomi seperti huruf 'V', yaitu, anjlok ke bawah dan akan naik lagi dengan cepat. Yang paling penting adalah fokus untuk menangani corona, yang lain-lain akan membaik dengan cepat seandainya corona terselesaikan," pungkasnya.[Fhr]


Tinggalkan Komentar