telusur.co.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kembali menyita perhatian publik melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco, Sabtu (29/8/2026).
Dalam unggahan tersebut, Dasco menyampaikan pesan bernuansa kebangsaan. Sebuah kalimat yang terpampang dalam gambar berbunyi:
"Tak Ada Jabatan yang lebih tinggi daripada amanah untuk menjaga persatuan Indonesia," tulis Dasco.
Pesan tersebut menjadi sorotan lantaran disampaikan di tengah dinamika politik nasional yang terus bergerak.
Dalam foto yang diunggah, Dasco tampak mengenakan jas berwarna abu-abu dipadukan dengan kemeja putih.
Dia tampil formal dengan ekspresi serius, seolah menegaskan pesan yang disampaikannya mengenai pentingnya menjaga persatuan Indonesia.
Unggahan itu pun langsung dibanjiri komentar warganet. Sejumlah figur publik turut memberikan respons, termasuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni sekaligus artis ternama, Raffi Ahmad.
Raffi memberikan komentar singkat menggunakan emoticon hormat sebagai bentuk respons terhadap pesan yang disampaikan Dasco.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy juga ikut memberikan komentar.
"Komanda Kami," tulis Vasko.
Komentar tersebut kemudian mendapat perhatian di antara ratusan respons lainnya dari pengguna Instagram.
Tak hanya dari kalangan publik figur, warganet juga turut menanggapi unggahan politikus Partai Gerindra tersebut.
"Ketua DPR nya kemana. Menyala like always chief," tulis akun Instagram iqb***.
Beragam komentar itu menunjukkan bahwa unggahan Dasco tak sekadar menjadi pesan personal, tetapi juga memantik respons dari berbagai kalangan.
Pesan mengenai persatuan yang disampaikan Dasco pun menjadi penekanan tersendiri.
Di atas seluruh posisi dan jabatan politik, terdapat tanggung jawab yang lebih besar, yakni menjaga persatuan Indonesia.
Sebelumnya, empat pimpinan DPR yang meneken surat pernyataan siap mundur dari jabatannya sekaligus sebagai anggota dewan apabila RUU Perampasan Aset tidak rampung hingga 15 Desember 2026 itu yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati.
Surat pernyataan tersebut diteken setelah empat pimpinan DPR menggelar audiensi dengan massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Audiensi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan rapat paripurna DPR pada Kamis siang.
Dalam hasil audiensi, DPR menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembentukan RUU Perampasan Aset sesuai batas waktu yang telah disepakati.
"DPR RI berkomitmen pembentukan RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan paling lambat tanggal 15 Desember 2026," demikian salah satu poin hasil audiensi.
Diketahui, Ketua DPR Puan Maharani absen dalam audiensi itu lantaran masih memimpin Rapat Paripurna. Dia pun memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran dirinya dalam audiensi tersebut.
Politikus PDIP itu menggelar jumpa pers bersama Wakil Ketua DPR dari Golkar Sari Yuliati usai audiensi tersebut.
Saat audiensi berlangsung, keduanya memimpin pelaksanaan rapat Paripurna yang digelar di waktu bersamaan.
Editor: Farouq Iskandar



