telusur.co.id - Aksi tak biasa kembali dilakukan aparat Kepolisian Kerajaan Thailand yang kali ini menjadi sorotan dunia setelah sebuah operasi penyamaran unik viral di media sosial. Dalam operasi di distrik Tha Luang, Provinsi Lop Buri, sejumlah petugas menyamar sebagai kelompok penari wanita untuk menangkap tersangka pengedar narkoba saat festival jalanan berlangsung.

Operasi yang berlangsung pekan lalu itu dilakukan dengan cara yang tidak lazim: para polisi pria mengenakan gaun berkilauan dan tampil sebagai kelompok tari agar bisa mendekati target tanpa menimbulkan kecurigaan di tengah keramaian.

Tersangka yang diidentifikasi sebagai Mekha Fa-wap-wap kemudian berhasil ditangkap di lokasi. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 53 pil metamfetamin, lebih dari 200 kantong plastik yang diduga untuk distribusi narkoba, serta sebuah ponsel yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian online ilegal.

Foto pasca-penangkapan yang dirilis kepolisian memperlihatkan para petugas masih mengenakan kostum tari lengkap, berpose bersama tersangka yang telah diborgol. Gambar tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu berbagai komentar lucu dari warganet, termasuk perbandingan dengan film komedi “21 Jump Street”.

Bukan kali pertama aparat Thailand menggunakan metode penyamaran kreatif dalam penegakan hukum. Sebelumnya, polisi di Bangkok pernah menyamar sebagai barongsai dalam perayaan Tahun Baru Imlek untuk menangkap tersangka kasus pencurian artefak Buddha. Bahkan, dalam operasi lain, petugas dilaporkan pernah menyamar sebagai pekerja konstruksi hingga pegulat untuk mengecoh target.

Kapten polisi Bangkok, Lertvarit Lertvorapreecha, pernah menjelaskan filosofi di balik taktik tersebut. Menurutnya, kejutan adalah kunci utama dalam menangkap pelaku kejahatan yang sulit dilacak.

“Anda tidak bisa bersembunyi dari yang tak terlihat,” ujarnya kepada media internasional The Guardian. Ia menegaskan bahwa metode tersebut bertujuan untuk efektivitas penegakan hukum, bukan untuk sensasi di media sosial.

Meski demikian, operasi semacam ini kerap menjadi viral karena dinilai unik dan tidak biasa, memperlihatkan pendekatan kreatif aparat Thailand dalam menghadapi kejahatan jalanan di tengah keramaian publik.