Rektor UI Buka Suara Soal Isu Penutupan Prodi Tak Relevan, Ini Penjelasannya - Telusur

Rektor UI Buka Suara Soal Isu Penutupan Prodi Tak Relevan, Ini Penjelasannya

Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah (kiri) saat ditemui di Wisma Makara, Kamis (30/4/2026). (Foto: Dok Telusur)

telusur.co.id - Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, angkat bicara terkait isu penutupan sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri.

Dia menegaskan, UI belum memiliki rencana untuk melakukan langkah tersebut.

"Seluruh program studi itu sejak awal sudah dipetakan akan terserap di mana. Di Universitas Indonesia sampai saat ini belum ada wacana untuk menutup program studi,” ujar Heri saat ditemui di Wisma Makara, Universitas Indonesia, Kamis (30/4/2026). 

Heri menjelaskan, data tracer study UI menunjukkan bahwa lulusan rata-rata mendapatkan pekerjaan dalam waktu 3 hingga 5 bulan. Bahkan, kata dia, ada yang sudah bekerja sebelum menyelesaikan studi secara resmi.

Dia mengakui, tidak semua lulusan langsung mendapatkan pekerjaan dalam waktu singkat. Namun secara umum, tingkat serapan kerja tetap tinggi.

Menariknya, Heri bilang, tidak semua alumni bekerja di bidang yang sama dengan jurusannya. Namun, menurut dia, hal ini bukan masalah karena mahasiswa dibekali kemampuan adaptif dan soft skill yang kuat.

“Pengalaman organisasi dan aktivitas selama kuliah itu sangat berpengaruh,” ungkap dia.

Lebih jauh, Heri menyoroti bahwa banyak alumni UI yang berhasil meniti karier hingga posisi puncak di berbagai sektor, termasuk di luar bidang studi awal mereka.

Sebelumnya, isu penutupan prodi mencuat setelah pernyataan Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badri Munir Sukoco, dalam acara di Universitas Udayana, Bali, pada Kamis (23/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Badri menyoroti pentingnya penyesuaian pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.

 

Laporan: Malik Sihite


Tinggalkan Komentar