telusur.co.id - Teheran diguncang serangkaian ledakan besar setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada Jumat malam waktu setempat. Asap tebal terlihat membumbung di sejumlah titik ibu kota, termasuk kawasan Jalan Universitas dan Jomhouri.
Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan beberapa rudal menghantam wilayah pusat kota. Sementara itu, Tasnim menyebut ledakan juga terjadi di Seyyed Khandan, Teheran utara, serta di sejumlah wilayah lain termasuk provinsi Ilam di bagian barat negara itu.
Presiden AS Donald Trump mengatakan operasi tersebut bertujuan untuk “menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran” dan melindungi kepentingan Amerika. Seorang pejabat AS yang dikutip Reuters menyebut serangan dilakukan melalui udara dan laut sebagai bagian dari operasi yang telah direncanakan selama berbulan-bulan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan itu dimaksudkan untuk menghapus “ancaman eksistensial” terhadap negaranya. Ia juga memuji koordinasi erat dengan Washington dalam operasi tersebut.
Di Teheran, pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut dan memperingatkan akan adanya pembalasan. Seorang pejabat Iran menyatakan negaranya tengah menyiapkan respons yang “menghancurkan”. Laporan dari Associated Press menyebut salah satu lokasi yang menjadi sasaran berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan telah dipindahkan ke lokasi aman.
Tak lama setelah serangan ke Iran, sirene peringatan berbunyi di wilayah utara Israel saat sistem pertahanan udara negara itu mencegat rudal yang diluncurkan dari arah Iran. Otoritas Israel menutup wilayah udara untuk seluruh penerbangan sipil dan memberlakukan status darurat nasional.
Situasi di kawasan Timur Tengah kini semakin memanas. Para pengamat menilai eskalasi ini berpotensi memperluas konflik regional, terutama di tengah upaya diplomatik yang sebelumnya tengah berlangsung terkait program nuklir Iran. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut. [ham]



