telusur.co.id - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki berharap Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp2,4 juta digunakan untuk meningkat usaha produktif, agar bisa lebih berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian.
"Banpres ini adalah hibah. Gunakan sebaik-baiknya untuk usaha produktif. Uang yang didapatkan bisa diputar agar usahanya tetap bertahan," kata Teten usai menyerahkan Banpres kepada 4 pelaku usaha mikro di Karangasem, Bali, kemarin.
Teten mengatakan, dana Banpres dapat digunakan sebagai modal awal untuk meningkatkan produksi dan jika telah bankable. Karenanya, bisa ditingkatkan untuk mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) super mikro dibawah Rp10 juta dengan bunga 0 persen.
"Kita pahami ekonomi lesu. Rp100-200 ribu sebulan digunakan untuk kebutuhan konsumsi tidak apa-apa. Apalagi dari modal awal Rp 2,4 juta mereka bankable bisa ditingkatkan untuk dapat KUR usaha super mikro dibawah Rp.10 juta dapat 0 persen," katanya.
Teten menjelaskan, kunjungan kerjanya ke Bali, juga dalam rangka memastikan banpres telah diterima oleh masyarakat. Kemenkop berjanji akan melakukan kordinasi dengan penyalur yaitu BRI dan BNI, jika ditemukan adanya pelaku usaha mikro yang belum mendapatkannya.
"Mengecek juga apakah banpres sudah diterima. Tadi ibu bupati sampaikan masih ada beberapa usulan belum turun. Ini catatan kami untuk kordinasikan dengan penyalurnya BRI dan BNi," tukasnya.[Fhr]



