telusur.co.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat eselon Kementerian Pertanian (Kementan) setelah mereka dinyatakan terlibat judi online. Sejumlah pejabat bahkan tercatat melakukan deposit judi daring dengan nilai mendekati Rp200 juta.
Amran mengatakan, keputusan pencopotan diambil setelah rapat pimpinan dan pemeriksaan terhadap para pejabat tersebut pada Senin (31/8).
“Hari ini kami rapat mulai jam 06.00 pagi tadi. Kemudian pertemuan, ada yang kami tindak pejabat eselonnya, enggak usah sebut, pejabat saja. Sebanyak 13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online,” kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta.
Ia menegaskan, pencopotan tersebut bersifat permanen. Kementan juga telah meminta Inspektorat Jenderal dan Sekretariat Jenderal segera menyiapkan pengganti agar pelayanan dan kinerja kementerian tidak terganggu.
Menurut Amran, sanksi dijatuhkan setelah laporan mengenai keterlibatan para pejabat dalam judi online diverifikasi dan dilengkapi dengan data pendukung.
Ia menyebut, sebagian pejabat sebelumnya telah mendapat pembinaan dan peringatan atas pelanggaran serupa. Namun, mereka kembali mengulangi perbuatannya.
Amran menilai keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam judi online tidak dapat ditoleransi karena bertentangan dengan disiplin, etika pelayanan publik, serta kewajiban ASN memberikan teladan kepada masyarakat.
“Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya daripada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka. Ini saya harus pertanggungjawabkan,” ujar Amran.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari pembinaan sekaligus peringatan bagi seluruh pegawai Kementan agar tidak melakukan pelanggaran serupa.
Amran memastikan pencopotan 13 pejabat itu tidak berkaitan dengan kasus korupsi. Sanksi diberikan khusus karena keterlibatan mereka dalam judi daring.
Menurut dia, Kementan memiliki sekitar 52.000 pegawai sehingga kekosongan jabatan akibat pencopotan tersebut dapat segera diisi tanpa mengganggu aktivitas kementerian.



