Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), menegaskan timnya sama sekali tidak merasa tertekan untuk mempertahankan rekor kemenangan jelang laga lanjutan pekan keempat Super League di markas PSIM Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Juru taktik asal Korea Selatan itu justru mengaku masih lapar akan kemenangan demi memuaskan pendukung setia mereka, The Jakmania sekaligus memenuhi target musim ini.
Seperti diketahui, skuad Macan Kemayoran sukses menyapu bersih tiga laga awal musim ini dengan kemenangan beruntun dari Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United.
Momentum impresif ini berbanding terbalik dengan calon lawan mereka, PSIM, yang kebetulan belum pernah sekalipun meraih kemenangan.
Meski di atas kertas diunggulkan, Shin Tae-yong enggan anak asuhnya terbebani ekspektasi berlebih.
"Ah, tidak ada rasa tertekan sama sekali dan kami akan melakukan yang terbaik seperti yang biasa kami lakukan," ujar Shin Tae-yong sebelum memimpin latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Rabu (7/10/2026).
"Saya masih lapar," tegasnya.
Shin Tae-yong mengingatkan skuad Persija untuk tidak lengah menghadapi PSIM. Menurutnya, segala kemungkinan bisa terjadi di atas lapangan hijau sehingga pantang bagi Macan Kemayoran meremehkan lawan yang sedang terpuruk.
"Bola itu bundar, jadi kita tidak pernah tahu kapan dan situasi apa yang akan terjadi. Oleh karena itu, apa yang selalu saya sampaikan kepada para pemain adalah kita harus selalu menunjukkan penampilan yang terbaik di setiap laganya," ucap pelatih berusia 55 tahun tersebut.
"Entah itu untuk The Jakmania atau pendukung mana pun, kita hanya perlu menampilkan pertandingan yang tidak mengecewakan," tuturnya menambahkan.
Selain optimisme menjaga tren kemenangan, Shin Tae-yong juga membawa angin segar terkait kedalaman skuad.
Dua pemain andalan Persija yang sempat dibekap cedera sejak awal musim hingga sebelum libur jeda internasional, yakni Dony Tri Pamungkas dan legiun asing asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, dipastikan telah pulih.
Terkait peluang keduanya melakoni comeback dan merumput di markas tim berjuluk Laskar Mataram, Shin Tae-yong memberikan sinyal hijau.
"Mungkin karena pemulihan cedera mereka sudah selesai semua. Ya, karena mereka sudah pulih, sekarang tergantung pada kondisi mereka, bisa saja turun sebagai starter (pemain inti) ataupun sebagai pemain pengganti. Yang pasti mereka sudah bisa bertanding," tutupnya.
Macan Kemayoran saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen di bawah Madura United dengan poin identik yaitu sembilan. Keduanya terpaut satu poin dari Dewa United dengan sepuluh poin yang surplus pertandingan.
Pekan keempat kompetisi kasta tertinggi Indonesia akan bergulir kembali mulai Jumat besok usai jeda internasional selama hampir tiga pekan.