Jelang Persija vs Persita, Shin Tae-yong Waspadai Kecepatan Lini Serang dan Tandai Pemain Paling Berbahaya di Persita

by Risyad Avisena |
Jelang Persija vs Persita, Shin Tae-yong Waspadai Kecepatan Lini Serang dan Tandai Pemain Paling Berbahaya di Persita
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Kamis (15/10/2026). Foto: Telusur/Fahmi Abdushsofi.

Persija Jakarta mematangkan persiapan jelang lawatan krusial menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan pekan kelima Super League 2026/2027. Laga dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium, Banten, Sabtu (17/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Menyoroti kekuatan sang lawan yang kini diasuh oleh mantan pelatih Macan Kemayoran, Carlos Pena, pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong (STY), secara terbuka membeberkan hal-hal apa saja yang paling ia waspadai dari skuad Pendekar Cisadane.

STY menilai Persita saat ini berada dalam performa yang bagus, sehingga anak asuhnya harus ekstra cermat membaca cara bermain dan kelebihan lawan di atas lapangan.

Tuan rumah Persita menjadi salah satu tim yang belum tersentuh kekalahan sejak bergulirnya liga yang memasuki pekan keempat. Javlon Guseynov dan kawan-kawan mencatatkan dua kemenangan dan dua kali imbang.

"Persita saat ini sedang bagus dan kita perlu waspada, poin apa yang paling harus dijaga dan bagaimana cara mereka bermain serta apa kelebihan mereka yang harus kita antisipasi," kata Shin Tae-yong pada konferensi pers pra pertandingan secara daring, Jumat (16/10/2026).

Pelatih asal Korea Selatan itu secara spesifik menyoroti ketajaman lini serang tuan rumah. Menurutnya, kecepatan transisi pemain depan Persita menjadi ancaman nyata yang wajib diredam oleh lini pertahanan Persija, khususnya kewaspadaan terhadap ancaman dari pemain bernomor punggung 7.

Pemilik nomor 7 di kubu Persita adalah Rayco Rodriguez. Pemain berkebangsaan Spanyol ini memiliki peran sentral dalam tim untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Memasuki kiprahnya di musim kedua di liga Indonesia, Rayco telah mencetak satu gol dan dua assist hingga pekan keempat ini.

"Pertama, lini depan mereka sangat cepat dan pemain nomor 7 mereka sangat berbahaya, kita harus mewaspadai pemain tersebut," tegasnya.

Rayco tampil cukup apik di musim perdananya dengan bermain dalam 33 laga dan sukses mencetak enam gol dan sepuluh assist bagi Pendekar Cisadane. Pemain yang pernah merumput bersama klub La Liga Spanyol Deportivo La Coruna tersebut menjadi momok berbahaya di lini depan.

Namun demikian, STY memastikan bahwa persiapan timnya sudah berjalan dengan matang demi mengamankan target maksimal.

"Untuk persiapan seperti biasa kita sudah mempersiapkan dengan baik dan demi pertandingan besok agar berjalan dengan lancar, tim sudah melakukan persiapan dengan matang," ungkap STY.

"Jika kita bisa meredam pergerakan mereka, kita bisa mendapatkan hasil yang positif," sambungnya.

Sementara itu, gelandang serang Persija asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, menegaskan bahwa seluruh pemain kini telah mengalihkan fokus total dan melupakan hasil-hasil di laga sebelumnya.

Euforia empat kemenangan beruntun sudah harus dilupakan guna kembali fokus pada laga selanjutnya.

"Pertandingan-pertandingan sebelumnya kita lupakan dan kita fokus untuk pertandingan besok. Semua pemain sudah mempersiapkan diri dengan baik, jika kita jalankan instruksi dengan baik maka kita akan mendapatkan hasil yang baik," tutur Kwon Chang-hoon.

Kwon sendiri baru memainkan satu laga bersama Persija dan langsung mencetak gol dalam debutnya ketika melawat ke markas PSIM Yogyakarta.

Kini, patut dinantikan konsistensi permainan Radovan Pankov dan kolega dalam meredam serangan dari anak-anak Tangerang pada laga sengit malam nanti. Tiga poin menjadi harga mati bagi kedua tim agar tetap menancapkan taring di papan atas klasemen Super League.

Komentar

Berita Terkait