John Herdman Beberkan Perbedaan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF, Soroti Rotasi Pemain

by Risyad Avisena |
John Herdman Beberkan Perbedaan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF, Soroti Rotasi Pemain
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kanan) di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Telusur.co.id/Risyad.

Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengaku telah mengevaluasi kegagalan Skuad Garuda pada ajang Piala AFF 2026 lalu.

Herdman menegaskan skuad Garuda yang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki perbedaan dibandingkan tim yang berlaga di turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Pada Piala AFF lalu, timnas Indonesia diisi mayoritas para pemain yang berlaga di liga domestik. Meski ditambah pemain yang berkarier abroad seperti Mitchell Baker.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen kedua bagi pelatih asal Inggris tersebut sejak dipercaya menangani Timnas Indonesia pada Januari 2026. Pada ajang ini, Indonesia sebagai tuan rumah tergabung di Divisi 1 Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Grup ini bakal dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Sementara itu, di Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Pakistan, dan Filipina yang dijadwalkan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Laga perdana Indonesia akan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, menghadapi Singapura. Herdman menilai situasi yang dihadapi timnya saat ini tidak bisa disamakan dengan Piala AFF 2026 lalu.

"Ini adalah tim yang berbeda. Ini tim yang sama sekali berbeda. Anda tahu, saya pikir hanya lima pemain yang kami transisikan dari Piala AFF lalu ke ajang ini," kata John Herdman kepada awak media usah memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Menurut Herdman, perbedaan karakter kedua turnamen tersebut membuat persiapan Timnas Indonesia juga harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda. Ia bahkan menggunakan perumpamaan olahraga otomotif untuk menggambarkan situasi tersebut.

"Jadi ini seperti membandingkan balapan Formula Satu dengan balap reli. Ini adalah dua hal yang berbeda," jelasnya.

Mantan juru taktik timnas Kanada itu menilai salah satu pelajaran penting dari pengalaman sebelumnya adalah kemampuan tim untuk beradaptasi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Karena itu, rotasi pemain menjadi bagian penting dalam menghadapi rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

"Jadi pelajarannya sangat jelas. Kami harus beradaptasi dari pertandingan ke pertandingan. Kami harus merotasi skuad kami. Kami tidak dapat merotasi skuad sebanyak yang kami inginkan di AFF," paparnya.

Lebih lanjut Herdman menyebut skuadnya saat ini memiliki kedalaman lebih baik sehingga memungkinkan fleksibilitas melakukan perubahan komposisi pemain. Menurutnya, rotasi dibutuhkan agar setiap pertandingan dapat dihadapi dengan energi yang berbeda.

"Namun saya rasa kami memiliki kedalaman skuad yang lebih untuk bisa bermain dari laga ke laga dengan wajah-wajah berbeda, energi baru untuk menghadapi gairah dan energi lawan-lawan kami," ungkapnya.

Namun demikian, memiliki sejumlah pemain berbakat saja dinilai tidak cukup. Herdman mengingatkan bahwa persaingan di kawasan Asia Tenggara tetap tidak mudah. Berdasarkan penilaiannya sejak bergabung di timnas Indonesia, sejumlah negara Asia Tenggara lain memiliki keuntungan dari pengalaman bermain bersama dalam waktu yang panjang.

"Kita tahu ASEAN itu tangguh. Ini sulit. Kami datang dengan banyak bakat, tetapi banyak tim membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional," sebutnya.

Dengan kondisi tersebut, ia berharap para pemainnya mampu menampilkan kekuatan terbaiknya dalam setiap pertandingan. Fokus kepada laga demi laga dengan pendekatan permainan yang tentu berbeda dari masing-masing karakter lawan.

"Jadi apa yang kami bawa dengan bakat bisa diimbangi dengan tim yang telah bermain bersama selama tiga, empat, lima tahun. Jadi bagi kami, sekali lagi, fokus satu pertandingan ke pertandingan lainnya," tutup Herdman.

Indonesia kini bersiap menghadapi Singapura pada pertandingan pembuka Divisi 1 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat (25/9/2026) pukul 9 malam WIB. Setelah itu, skuad Garuda akan menjalani persaingan grup melawan Malaysia dan diakhiri dengan Bangladesh.

Komentar

Berita Terkait