Siqom Dorong Perluasan Beasiswa agar Anak Keluarga Kurang Mampu Tetap Bersekolah

by Hamdani |
Siqom Dorong Perluasan Beasiswa agar Anak Keluarga Kurang Mampu Tetap Bersekolah
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Siti Qomariyah

Keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi sebagian keluarga dalam memastikan keberlanjutan pendidikan anak. Karena itu, perluasan akses terhadap program beasiswa dinilai penting agar kondisi ekonomi tidak menghambat anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Siti Qomariyah atau Siqom, saat melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Jalan Wahana Pondok Ungu, Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Minggu, 13 September 2026.

Siqom mendorong agar program bantuan pendidikan, termasuk beasiswa bagi siswa berprestasi dan anak-anak dari keluarga kurang mampu, dapat terus diperluas. Menurutnya, dukungan tersebut dibutuhkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya sekolah hingga perlengkapan belajar.

“Setiap anak harus memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai potensi dan semangat belajar mereka terhambat hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga,” ujar Siqom.

Ia menilai, penyaluran beasiswa perlu didukung dengan pendataan yang akurat serta mekanisme informasi yang mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, keluarga yang membutuhkan dapat mengetahui persyaratan, tahapan pendaftaran, dan jenis bantuan yang tersedia.

Selain memperluas cakupan penerima, Siqom juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program beasiswa agar bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang memenuhi kriteria. Transparansi dalam proses pendataan dan penyaluran menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Di sisi lain, kepedulian masyarakat terhadap pendidikan juga perlu terus diperkuat. Inisiatif warga dalam mengembangkan ruang baca dan kegiatan belajar informal dapat menjadi pendukung bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan serta minat belajar.

“Pemerintah dan masyarakat perlu berjalan bersama. Beasiswa dapat membantu mengatasi kendala ekonomi, sementara lingkungan belajar yang baik akan mendukung anak-anak untuk terus berkembang,” katanya.

Siqom menegaskan, penguatan akses beasiswa merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, sehingga setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. (VC)

Komentar

Berita Terkait