telusur.co.id - Mantan pemain bulu tangkis nomor satu dunia Jepang, Nozomi Okuhara, hadir secara pribadi di Sekolah Menengah Atas Kota Taipei Datong dalam rangka sesi “Follow Your Will” yang digelar Mizuno, membimbing 63 anak sekolah dasar dari seluruh Taiwan.
Ini menjadi pengalaman pertama Okuhara mengajar anak-anak di luar negeri, dan ia mengaku sedikit gugup. “Meskipun budaya Jepang dan Taiwan berbeda, bulu tangkis adalah bahasa universal. Saya berharap anak-anak dapat merasakan kecintaan bersama terhadap bulu tangkis dan menikmati waktu yang menyenangkan,” ujar Okuhara melalui akun instagram miliknya baru-baru ini.
Sesi ini dimulai dengan gerakan dasar untuk membangun fondasi kokoh, diikuti dengan latihan tanding langsung dengan setiap anak. Okuhara menekankan pentingnya posisi, pengendalian tempo, dan membaca permainan, keterampilan yang membuat para peserta kagum.
Selain teknik, Okuhara memberikan nasihat berharga untuk menjaga tubuh dan semangat para atlet muda. “Tubuh seorang atlet adalah aset terbesar mereka. Karena pernah mengalami cedera serius, saya menyadari betapa pentingnya menghargai tubuh sendiri. Selain latihan dasar, jangan lupa menikmati kompetisi. Mempertahankan semangat adalah kunci ketekunan jangka panjang dan peningkatan kekuatan,” katanya.
Meski sempat cedera serius, Okuhara menegaskan bahwa dukungan penggemar, termasuk di Taiwan, menjadi motivasi utamanya untuk kembali ke lapangan. “Mereka mengirimkan pesan penyemangat, bahkan di saat-saat tersulit saya. Karena dukungan mereka, saya bisa kembali bermain dan sangat berterima kasih untuk itu,” tambahnya.
Acara “Follow Your Will Session” sebelumnya sukses di Hokkaido dan Okinawa, Jepang, dan kini memberikan inspirasi di Taiwan, menunjukkan bahwa bulu tangkis bisa menjadi jembatan antarbudaya sekaligus memupuk kecintaan anak-anak terhadap olahraga.



